Persindonesia.com Jembrana — Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Wayan Koster, mengukuhkan sebanyak 1.794 pengurus partai dari tingkat anak cabang (PAC), ranting hingga anak ranting periode 2025–2030 se-Kabupaten Jembrana. Pengukuhan tersebut digelar dalam kegiatan konsolidasi partai di Ballroom Gedung Kesenian Ir. Bung Karno, Kabupaten Jembrana pada Selasa ((24/3).
Kegiatan ini dihadiri jajaran DPC PDI Perjuangan Jembrana serta tokoh partai, termasuk mantan Bupati Jembrana, I Gede Winasa, Ketua DPC sekaligus Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan serta Wabup Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna. Selain itu, turut hadir para perbekel, bendesa, dan kelian desa se-Kabupaten Jembrana.
Dari total pengurus yang dikukuhkan, sebanyak 55 orang merupakan pengurus PAC kecamatan, 459 orang pengurus ranting di tingkat desa, serta 1.280 orang pengurus anak ranting.
Dalam sambutannya, Koster menegaskan pentingnya pemahaman peran dan tanggung jawab sebagai pengurus partai. Ia menyebut, konsolidasi ini menjadi yang pertama kali dilakukan secara langsung oleh Ketua DPD di tingkat tersebut di Bali.
“Saya meluangkan waktu secara khusus untuk mengonsolidasikan seluruh jajaran partai. Ini penting agar para pengurus memahami posisi dan tanggung jawabnya dalam membangun partai,” ujarnya.
Koster juga mengingatkan agar seluruh kader bergabung dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan tertib, serta tidak sekadar menjadi anggota tanpa komitmen. Ia menekankan pentingnya menjalankan ajaran partai yang berkepribadian dalam kebudayaan sebagai landasan membangun daerah hingga tingkat desa.
Buka Musorprov KONI, Gubernur Wayan Koster Dorong Pencapaian Prestasi Terbaik Olahraga Bali
Menurutnya, pengukuhan ini bertujuan menyatukan persepsi dan langkah seluruh kader dalam memperkuat organisasi serta bekerja bersama masyarakat untuk memajukan wilayah masing-masing.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari konsolidasi partai dalam menindaklanjuti hasil Kongres ke-6 PDI Perjuangan. Proses konsolidasi dilakukan secara berjenjang melalui konferensi daerah, konferensi cabang, musyawarah anak cabang, hingga tingkat ranting dan anak ranting secara serentak di seluruh Bali.
Koster menyatakan, capaian tersebut menunjukkan struktur partai di Bali berada dalam kondisi solid dan diisi kader yang semakin berkualitas. Ia juga menyebut DPD PDI Perjuangan Bali menjadi yang pertama dan tercepat dalam menuntaskan konsolidasi hingga tingkat akar rumput.
Pasaran Sapi Melesu, Pemasukan Pasar Hewan Kayuambua Anjlok di Angka 20 Juta
Dalam kesempatan itu, Koster turut menyoroti sejumlah isu strategis daerah, di antaranya pengelolaan sampah berbasis sumber, pengendalian alih fungsi lahan produktif, serta larangan kepemilikan lahan secara nomine atau atas nama pihak lain. Ia mengajak seluruh elemen, termasuk para perbekel dan bendesa, untuk bersama-sama menjaga keberlanjutan lingkungan dan tata kelola wilayah di Bali. TS






