Empat Festival di Bali pada Bulan Mei 2026

Persindonesia.com, Denpasar – Empat festival yang masuk ke dalam Bali Calendar of Events (COE) 2026, bakal dihelat di Pulau Dewata pada bulan Mei. Festival tersebut mulai dari event olahraga, kuliner, promosi budaya, hingga layang-layang. Adapun event tersebut yakni; Batur Trail Run, Ubud Food Festival, Bali Beyond Travel Fair, dan Gianyar Festival Layang-Layang.

Kepala Dinas Pariwisata Bali, I Wayan Sumarajaya mengatakan, empat event yang bakal digelar itu, untuk memperkuat citra Bali sebagai destinasi pariwisata berkualitas yang tidak hanya indah, tetapi juga kaya nilai budaya, spiritual, dan kearifan lokal.

Menurutnya, setiap event didorong untuk menerapkan prinsip pariwisata berkelanjutan, ramah lingkungan, inklusif, serta menghormati nilai-nilai adat dan budaya Bali.

Sumarajaya menambahkan, Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Diperlukan kolaborasi erat antara pemerintah pusat dan daerah, pelaku usaha, desa adat, komunitas kreatif, akademisi, serta dukungan aktif dari insan media dalam menyebarluaskan informasi dan promosi event-event yang telah direncanakan.

Tongkat Komando Dandim 0502/JU Resmi Berganti, Perkuat Sinergi TNI dan Pemerintah

“Berkolaborasi dengan seluruh pihak untuk menjadikan Bali Calendar of Event (CoE) Tahun 2026 sebagai acuan bersama dalam penyusunan program, promosi, serta pelaksanaan kegiatan, sehingga tercipta keselarasan langkah dan tujuan dalam memajukan pariwisata Bali,” pungkasnya.

Berikut empat event yang akan dilaksanakan di Bali pada bulan Mei 2026;

– BTR Ultra, 15 – 17 Mei 2026

BTR Ultra adalah ajang lari lintas alam berskala internasional yang menantang para pelari menaklukkan medan pegunungan, hutan, dan pedesaan di Bali. Mengusung konsep eco trail running, event ini tidak hanya menguji ketahanan fisik dan mental, tetapi juga mengajak peserta untuk menikmati keindahan alam serta kearifan lokal masyarakat Bali.

Dengan berbagai katagori jarak mulai dari fun run hingga ultra marathon BTR Ultra menjadi wadah bagi pelari profesional maupun pemula dari seluruh dunia untuk berkompetisi dalam suasana penuh semangat sportivitas dan kebersamaan. Event ini juga mendukung pariwisata berkelanjutan melalui promosi destinasi alam Bali yang masih asri dan autentik.

Aksi Jambret di Kedungdoro Surabaya Digagalkan, Pelaku Tertangkap Massa Setelah Dikejar Korban

– Ubud Food Festival, 29 – 31 Mei 2026

Ubud Food Festival di Taman Kuliner, Ubud, merupakan perayaan kuliner tahunan berskala internasional yang menyoroti kekayaan cita rasa Nusantara dan inovasi kuliner dunia. Diselenggarakan di jantung budaya Bali, festival ini menghadirkan deretan koki ternama, pelaku industri kuliner, serta pecinta makanan dari berbagai negara.

Selama beberapa hari, pengunjung dapat menikmati demo masak, lokakarya, diskusi kuliner, pasar makanan, serta berbagai sajian khas yang menggugah selera. Tak hanya sekadar festival kuliner, Ubud Food Festival juga menjadi wadah pertukaran ide, kolaborasi lintas budaya, dan promosi produk lokal Bali yang berkelanjutan.

– Bali Beyond Travel Fair, 28 – 30 Mei 2026

Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) di Nusa Dua, merupakan pameran pariwisata terbesar di Indonesia yang mempertemukan pelaku industri wisata dari dalam dan luar negeri.

Wow! WBP Rutan Bangli Sukses Ciptakan Dekorasi Megah Bertaraf Internasional

Diselenggarakan setiap tahun di Bali, event ini menjadi ajang penting bagi pelaku pariwisata untuk mempromosikan destinasi, produk, dan layanan unggulan Indonesia kepada pembeli potensial dari berbagai negara.

Selain sesi business matching, BBTF juga menghadirkan seminar, presentasi destinasi, dan program tur bagi peserta untuk menjelajahi keindahan Bali serta daerah lainnya di Indonesia. Melalui kegiatan ini, BBTF berperan besar dalam memperkuat posisi Indonesia, khususnya Bali, sebagai destinasi utama pariwisata dunia.

-Gianyar Festival Layang-Layang

Gianyar Layang-Layang Festival merupakan ajang budaya yang menampilkan keindahan dan kreativitas seni layang-layang tradisional Bali. Festival ini menghadirkan berbagai jenis layang-layang khas Gianyar, diiringi dengan musik tradisional, parade, serta partisipasi komunitas layang-layang dari berbagai daerah. Selain sebagai upaya pelestarian budaya, festival ini juga menjadi daya tarik wisata dan ruang ekspresi kreatif masyarakat. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *