Musi Banyuasin, Persindonesia.com – Bapak Peri Yadi / M Yadi (Ayahanda dari Ketua Ormas Riski Cakar Sriwijaya, Pengurus Bidang Humas Fast Respon Indonesia Center)
Pada sore hari ini, hati keluarga besar Fast Respon Indonesia Center (FRIC) dan Riski Cakar Sriwijaya dipenuhi duka yang mendalam Kita semua kehilangan salah satu sosok terbaik, seorang ayah, dan kawan seperjuangan yang selama ini selalu hadir, setia mendampingi, dan memberikan kontribusi besar dalam setiap langkah perjuangan organisasi, Musi Banyuasin, kamis (7-5-2026.)
Beliau telah menghembuskan nafas terakhirnya dengan tenang, meninggalkan kita semua untuk selama-lamanya, kembali ke pangkuan Sang Pencipta. Kepergian beliau adalah kehilangan yang tak tergantikan bagi kita semua, namun kami meyakini bahwa ini adalah takdir indah yang telah ditetapkan oleh Allah SWT.
🙏 DOA UNTUK ALMARHUM
“Allahumaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fu’anhu…”
Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, maghfirah, dan karunia-Nya yang seluas-luasnya bagi Almarhum Bapak Peri Yadi / M Yadi.
Semoga diterima segala amal ibadah dan kebaikan yang pernah beliau lakukan, diampuni segala khilaf, salah, dan dosa-dosa beliau, dilapangkan dan disinari alam kubur beliau, serta ditempatkan di tempat yang paling indah, surga-Nya yang terindah bersama orang-orang shaleh.
Adapun Candra Ketua Fast Respon Indonesia Center Kabupaten Musi Banyuasin, mewakili pimpinan pusat Ketua Umum Bapak H, Dian Surahman Dan kepengurusan Propinsi Sumatera Selatan Bapak Arwin beserta seluruh jajaran pengurus dan anggota lainnya menyampaikan rasa kehilangan dan belasungkawa yang sedalam-dalamnya: “Kami segenap keluarga besar FRIC se-Indonesia turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Bapak Peri Yadi / M Yadi. Semoga Almarhum husnul khotimah, mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan ketabahan, kesabaran yang luar biasa, dan kekuatan hati yang ikhlas dalam menghadapi musibah ini. Tetaplah kuat dan sabar, karena setiap pertemuan pasti ada perpisahan.
Jasad beliau memang tiada lagi di hadapan mata kita, namun jasa, kebaikan, dan kenangan manis bersama beliau akan selalu abadi, tertanam kuat dalam hati dan ingatan kita selamanya. Beliau akan selalu menjadi bagian dari sejarah dan perjuangan kita.”
TURUT BERDUKA CITA YANG SEDALAM-DALAMNYA,
KELUARGA BESAR
FAST RESPON INDONESIA CENTER (FRIC)
(Nusul)






