Persindonesia.com, Denpasar – Kebun Raya ‘Eka Karya’ Bali di Bedugul dapat menjadi salah satu pilihan destinasi yang menawarkan suasana alam yang sejuk dan tenang,
Hamparan rumput hijau yang luas, udara pegunungan yang dingin, serta rimbunnya pepohonan tropis masih menjadi magnet utama kawasan wisata alam di dataran tinggi di Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan tersebut.
Saat libur panjang tiba, kawasan kebun botani terbesar di Indonesia itu menjadi langganan wisatawan yang datang untuk piknik keluarga untuk berburu spot foto, atau sekadar menikmati suasana alam jauh dari hiruk pikuk perkotaan.
Pengelola Kebun Raya Bali pun melakukan berbagai persiapan menjelang periode high season. Mulai dari penataan kawasan, pemangkasan rumput, hingga perawatan fasilitas dilakukan agar pengunjung dapat menikmati kawasan kebun raya dengan lebih nyaman.
Sembako Hingga Kebun Cabai, Warga Bangka Selatan Rasakan Manfaat Program TJSL PT TIMAH
Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Ida Ayu Indah Yustikarini mengatakan, Kebun Raya menawarkan suasana yang sejuk dengan hamparan rumput yang hijau.
“Destinasi wisata ini sangat tepat untuk melepas penat, karena menawarkan panorama indah lengkap dengan suasana sejuk untuk melepas penat,” ungkapnya.
Sementara itu, Branch Manager Kebun Raya Bali I Dewa Putu Pasnadi Putra mengatakan area terbuka yang luas menjadi salah satu alasan wisatawan memilih Kebun Raya Bali sebagai lokasi berlibur bersama keluarga.
“Kalau persiapan menjelang high season, dari segi kebun raya kami sudah melakukan pemangkasan sehingga pengunjung di mana pun bisa melakukan piknik. Jadi dari segi tempat sudah memadai,” ujarnya.
Generasi Muda Bali Tampil Kreatif di Lomba Barista Kopi Bali 2026
Selain area piknik, pengelola juga menyediakan berbagai fasilitas untuk berkeliling kawasan seperti sepeda listrik, ATV, hingga shuttle bagi pengunjung yang ingin menikmati kawasan kebun raya yang luas.
Tidak hanya menawarkan wisata alam, sejumlah spot foto di kawasan Kebun Raya Bali juga ramai dikunjungi wisatawan. Beberapa lokasi favorit di antaranya rumah kaca kaktus, area taman tematik, hingga selfie mirror yang tersebar di sejumlah titik kawasan, termasuk di Patung Kumbakarna Laga yang menjadi ikon kawasan tersebut.
“Untuk semua rumah kaca, kita sudah lakukan maintenance, pemupukan, dan pembersihan. Jadi pengunjung bisa menikmati kawasan dengan nyaman,” katanya.
Suasana alami dan sejuk di kawasan Bedugul juga membuat Kebun Raya Bali belakangan ramai dimanfaatkan pasangan untuk melakukan sesi foto prewedding, terutama menjelang Hari Raya Galungan ini.
Diduga Terkena Hipnotis OTK, Uang Sebesar Rp 1,2 Juta Milik Pedagang di Srokadan Susut Raib
“Belakangan ini juga ramai prewedding di kebun raya. Mungkin karena menjelang Galungan ada dewasa ayu untuk menikah, jadi lumayan banyak yang datang untuk foto prewedding,” tuturnya.
Untuk periode libur Mei ini, pengelola memang belum menyiapkan event khusus dan lebih fokus memberikan kenyamanan bagi pengunjung menikmati suasana alam.
Namun pada 25 Juli mendatang, Kebun Raya Bali akan menggelar acara bertajuk ‘Sunset di Kebun’ yang dikemas dalam konsep konser musik terbuka.
Sementara itu, jumlah kunjungan wisatawan selama libur panjang pertengahan Mei 2026 tercatat mencapai 15.558 orang dalam kurun empat hari.
Pembelaan Kubu Terdakwa Kasus Paoman Mulai Rapuh, Heri Reang: Bukti Lemah dan Tak Konek dengan BAP!
Pada Kamis (14/5), jumlah pengunjung mencapai 7.440 orang. Kemudian Jumat (15/5) sebanyak 2.133 pengunjung, Sabtu (16/5) mencapai 1.798 orang, dan Minggu (17/5) kembali meningkat menjadi 4.187 pengunjung.
Pasnadi menyebut tren kunjungan ke Kebun Raya Bali terus mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Bahkan pada hari kerja atau weekday, rata-rata kunjungan kini berkisar 400 hingga 500 orang per hari.
“Di weekday itu sudah ada peningkatan dari tahun sebelumnya. Bahkan di hari Minggu kita bisa punya lebih dari 1.000 pengunjung,” tandasnya. (*)






