Fitur Antrian Daring untuk menentukan jadwal kunjungan
Jakarta Persindonesia.com (Kanwil BPN Bali) – Transformasi digital yang dilakukan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan pertanahan. Salah satunya melalui fitur Antrian Daring pada aplikasi Sentuh Tanahku, yang memungkinkan masyarakat memesan nomor antrean sebelum datang ke Kantor Pertanahan (Kantah).
Melalui layanan ini, masyarakat tidak lagi harus datang lebih awal hanya untuk mendapatkan nomor antrean. Seluruh proses pemesanan dapat dilakukan secara praktis melalui aplikasi, sehingga waktu kunjungan ke Kantah dapat direncanakan dengan lebih efisien.
Untuk menggunakan fitur tersebut, pengguna cukup memiliki akun Sentuh Tanahku yang telah terverifikasi. Selanjutnya, pilih menu Layanan, lalu masuk ke fitur Antrian Daring untuk menentukan jadwal kunjungan. Pemesanan antrean dapat dilakukan hingga tujuh hari sebelum tanggal yang diinginkan.
Setelah memilih jadwal, pengguna juga dapat menentukan jenis layanan atau loket yang akan dituju sesuai kebutuhan. Tersedia berbagai pilihan layanan, mulai dari loket pendaftaran dengan atau tanpa kuasa, loket informasi, layanan non-PNBP seperti perbaikan data, loket pengaduan, layanan prioritas untuk wakaf dan aset pemerintah daerah, hingga loket penyerahan sertipikat, termasuk pengambilan Sertipikat Elektronik maupun alih media dari sertipikat analog.
Selain mempermudah pemesanan jadwal, fitur Antrian Daring juga memberikan informasi yang transparan mengenai kondisi antrean di Kantah. Pengguna dapat memantau jumlah antrean yang telah terdaftar, sisa kuota yang tersedia, serta estimasi waktu pemanggilan secara real time melalui aplikasi.
Dengan informasi tersebut, masyarakat dapat memperkirakan waktu keberangkatan secara lebih tepat tanpa harus menunggu lama di lokasi pelayanan. Kehadiran fitur ini menjadi bagian dari upaya ATR/BPN dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi digital.
Melalui aplikasi Sentuh Tanahku, proses layanan pertanahan kini menjadi lebih praktis, tertata, dan efisien. Digitalisasi antrean diharapkan mampu menciptakan pengalaman pelayanan yang lebih nyaman sekaligus mendukung terwujudnya layanan pertanahan yang modern, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Kantor Wilayah BPN Provinsi Bali
Sumber : Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/
Badan Pertanahan Nasional






