PERSINDONESIA.COM – Tabrakan beruntun tak terelakan di Jalan Raya Jurusan Kintamani-Singaraja, tepatnya sebelah selatan Pura Ulun Danu Batur, Banjar Pengubengan, Desa Batur Selatan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, pada hari Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 14.22 Wita.
Kecelakaan beruntun melibatkan Mobil Daihatsu Xenia Warna Putih Dk 1570 HJ, Sepeda Motor Honda Scoopy Warna Coklat Dk 2301 PY, Mobil Suzuki Pick Up Warna Hitam Dk 8872 UE dan Mobil Toyota Super Short Warna Abu-abu Metalik DK 1882 AAB.
Baca Juga : Tabrakan Truk dan Motor Dinas Polri di Kintamani Sebabkan Seorang Polisi Alami Luka Luka
Informasi yang terhimpun, peristiwa peristiwa berawal berawal dari Mobil Daihatsu Xenia yang dikemudikan oleh Dewata Samudra datang dari arah Utara menuju Selatan. Setiba di TKP (Selatan Pura Ulun Danu Batur mobil oleng ke jalur sebelah kanan jalan sementara dari arah berlawanan meluncur Sepeda Motor Scoopy yang dikendarai Ni Made Dian. Karena jarak sudah dekat tabrakan tidak bisa dihindari.
Tak hanya itu, Sepeda Motor Scoopy yang dikendarai Ni Made Dian juga menabrak mobil Suzuki Pick Up putih yang dikemudikan oleh Jero Gede Karya yang juga datang dari arah Utara menuju ke Selatan. Selanjutnya menabrak kembali Mobil Toyota Super warna Abu-abu Metalik miliki I Nengah Budana yang sedang terparkir di sebelah timur jalan.
Akibat kecelakaan tersebut pengendara sepeda motor Ni Made Dian segera di bawa ke Puskesmas Kintamani 1 sebelum akhirnya di rujuk ke RSUD Bangli guna mendapat penanganan medis lebih lanjut. Dan peistiwa kecelakaan yang terjadi dalam penanganan unit Lantas Polsek Kintamani.
Sementara itu, saat dikonfirmasi Kanit Lantas Polsek Kintamani, IPTU I Nengah Bagiadnyana mengatakan setelah laporan diterima, pihaknya segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk kemudian melakukan olah TKP, mencata keterangan saksi-saksi serta melakukan pengaturan lalu lintas.
Baca Juga : Kasus Kematian Alm Man Colik Terungkap, Pelaku Asal Satu Desa Berdalih Sakit Hati
“Untuk pengendara sepeda motor scopy mengalami sejumlah luka-luka ringan dan telah di rujuk ke RSUD Bangli. Sementara untuk kerugian materiil mencapai Rp10 juta,” terangnya.
Kata Bagiadnyana, untuk proses penyelidikan lebih lanjut pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Unit Laka Polres Bangli. “Untuk penanganan lebih lanjut saat ini kami telah berkoordinasi dengan Unit Lakalantas Polres Bangli,” pungkasnya.(*)






