Hasil Uji Lab Keluar, Anjing Pengigit Perempuan Cina dan Lokal di Bangli Positif Rabies

PERSINDONESIA.COM – Pasca kasus gigitan anjing yang menyerang warga lokal dan wisatawan asal China di wilayah Kabupaten Bangli. Dinas Pertanian, Katahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli telah melakukan tindak lanjut dengan melakukan pemeriksaan sampel di Laboratorium Balai Veteriner Denpasar. Dan hasilnya anjing tersebut positif rabies. “Hasilnya sudah keluar selasa malam. Dan, benar positif rabies,”terang Kepala Dinas PKP Bangli I Wayan Sarma, Rabu (15/7/2026).

Lanjut dia, sesuai SOP, pihaknya kemudian melakukan vaksinasi emergency dan eliminasi selektif tertarget. Dalam eliminasi tertarget terpilih, dilakukan untuk anjing yang diperkirakan sempat kontak dengan anjing yang dinyatakan positif rabies. Untuk vaksinasi saat ini, dilakukan di wilayah Sedit, Bebalang. Sementara untuk vaksinasi di Kelurahan Kawan telah dilakukan selasa kemarin. “Vaksinasi dan eliminasi sudah dilakukan petugas dilapangan,” kata Sarma.

Baca Juga : Bangun Negeri dari Desa, Bupati Bangli Hadiri Pembukaan TMMD ke-129 di Sekardadi

Menurut Sarma, sejatinya vaksinasi massal secara terprogram sudah dilakukan di wilayah tersebut, termasuk anjing yang mengigit kemarin. Kemungkinan setelah divaksin anjing itu dapat kontak dengan anjing yang positif. Sebab, masa incubasi vaksin kan dua minggu.

Karena itu, kita kembali mengingatkan pada warga yang memelihara anjing atau kucing di rumahnya, agar mengkandangkan hewan peliharaannya tersebut. Terlebih jika sudah divaksin, ada baiknya supaya dirantai atau diikat supaya tidak keluar rumah. “Ini untuk menghindari adanya kontak dengan anjing liar lainnya di luar,” tegas Kadis asal Tembuku, Bangli ini.

Sebelumnya diberitakan, seekor anjing yang diliarkan tiba-tiba menggigit tiga orang di Bangli pada Senin (13/7). Salah satu korbannya merupakan warga negara asing (WNA) asal Cina. Ketiganya telah mendapat penanganan medis dan Vaksin Anti Rabies (VAR) di fasilitas kesehatan yang berbeda. Anjing dengan ciri bulu putih itu diketahui menyerang Ni Ketut Pitriani (42), warga Banjar Sedit, Kelurahan Bebalang, Bangli. Saat kejadian dirinya sedang berdiri di depan sebuah warung di kawasan LC. Aya. Tiba-tiba dari arah barat datang seekor anjing dan langsung menyerangnya.

Baca Juga : Bringas, Anjing Diduga Rabies Gigit Perempuan Asal Cina dan Lokal di Bangli

Saat itu korban sejatinya mencoba berlari, namun naas dirinya terjatuh. Saat itulah anjing liar tersebut menggigit bahu kanannya. Selain itu Pitriani juga mengalami luka lebam di bahu kiri dan luka lecet di lutut kiri akibat terjatuh. Untuk penanganan luka dan vaksin, dirinya sudah tertangani di RSUD Bangli. Korban kedua yakni Ni Ketut Suciasih (54), warga Banjar Pule, Kelurahan Kawan, Bangli. Di hari yang sama, korban tinggal di sebelah utara Rutan Bangli tiba-tiba juga diserang anjing tersebut. Yang bersangkutan sudah mendapar VAR di Puskesmas Susut I.

Tak sampai di situ, anjing tersebut kembali menggigit Li Qiujun, Warga Negara Asing (WNA) asal Cina (saat ini tinggal di Ubud, Gianyar). Saat kejadian, kebetulan yang bersangkutan usai berbelanja di salah satu toko modern yang berada di depan RSUD Bangli. Setelahnya wisatawan perempuan tersebut telah diantar pemandunya untuk mendapatkan VAR di salah satu klinik yang ada di Ubud. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *