Persindonesia.com Jembrana – Diduga akibat sopir mengantuk, sebuah bus menabrak pengendara sepeda motor di Jalan Denpasar–Gilimanuk, tepatnya di Banjar Munduk Ranti, Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Selasa (21/7) sekitar pukul 04.30 Wita. Akibat kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor mengalami luka berat dan harus menjalani perawatan di RSUD Negara sedangkan sopir bus usai menabrak langsung melarikan diri.
Bus yang terlibat dalam kecelakaan tersebut merupakan Bus Sakhindra Trans bernomor polisi DK 7942 GB yang berisi penumpang saat itu sebanyak 40 orang. Sementara korban adalah pengendara sepeda motor Honda Vario putih bernomor polisi DK 2227 EK, I Ketut Sukedana (35), warga Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya.
Semburan Belerang Kembali Landa Danau Batur, Pembudidaya Ikan Was-was
Kapolsek Melaya, Kompol I Putu Suarmadi, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan korban saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Negara akibat luka berat yang dideritanya.
“Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara sementara, bus melaju dari arah barat menuju timur. Diduga sopir mengantuk sehingga saat melintas di kawasan Simpang Tugu Tukadaya menabrak sepeda motor yang hendak menyeberang jalan,” ujarnya.
Akibat benturan tersebut, lanjut Suarmadi, sepeda motor terseret hingga ke bahu jalan sebelah kiri dan masuk ke pekarangan warga. “Kondisi sepeda motor mengalami kerusakan parah, sedangkan bus mengalami kerusakan pada bagian bemper depan dan belakang,” terangnya.
Lebih jelasnya Suarmadi mengatakan, saat kejadian lokasi kecelakaan berada di jalan menikung dengan kondisi cuaca cerah serta marka jalan dalam keadaan baik. “Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun korban luka berat dan kedua kendaraan mengalami kerusakan dengan total kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta,” pungkasnya. Ts






