RSU Negara Akan Dibranding, Ini Penjelasan Plt, Dirut Eka

Perindonesia.com Jembrana – Sesuai dengan visi misi dengan bapak Bupati Jembrana Bapak Nengah Tamba “Mewujudkan Masyarakat Jembrana Yang Bahagia”, itu yang akan saya terapkan di RSU Negara dan bagaimana mewujudkan masyarakat Jembrana yang bahagia, kami akan memperbaiki lagi pelayanan di RSU Negara.

Hal tersebut diutarakan saat silahturami oleh Direktur RSU Negara dr. Ni Putu Eka Indrawati didampingi oleh Humas RSU Negara dihadapan para jurnalis Kabupaten Jembrana, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Instalasi Gawat Darurat (UGD) menggantikan posisi Plt Direktur RSU Negara dr.I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata yang sudah menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jembrana. Sabtu (06/03).

Kepergok Bawa Sabu, Penumpang Kapal KMP Diciduk Anggota Sabhara Bangka Barat

Eka juga menjelaskan, kita akan membranding konsep RSU Negara akan mengutamakan pelayanan, bagaimana pasien yang kita rawat bahagian biar pun mereka sakit tapi bahagia dan puas dengan pelayanan kami dan kami sebagai dokter maupun perawat ikut bahagian melayani pasien, “ya kita semua harus bahagia,” ujarnya

Dirinya juga akan menata kembali pelayanan mulai dari pelayanan obat dimana masyarakat tidak lagi mencari sendiri obat ke apotik serta pelayanan penyetoran lab maupun pengambilan hasil lab itu semua kita layani, agar pasien keluar dari RSU Negara sudah membawa obat, itulah komitmen kami untuk pelayanan, kami akan melayani.

Untuk Meningkatkan PAD Pemerintah Desa Trimanunggal Ambil Alih Tanah Bengkok Menjadi TKD

“Sebelum ada seminggu pertama pelayanan ini yang kami proses terlebih dahulu. Selain itu di pelayanan ruang isolasi UGD jika malam hari kalau ada petugas maupun pasien Covid-19 ingin mandi kita sudah siapkan air hangat agar mereka bisa menjaga kesehatan jadi semua safety,” ucap Eka

Dirinya juga menjelaskan, minggu ini target kami terkait Jaspel yang pernah diinformasikan sudah kita clearkan semua terkait juga BPJS minggu-minggu ini sudah diclearkan semua dan beberapa juga masih kami masih konfirmasi dengan Plt yang lama, kedepan kami tidak lagi ada sangkutan apapun lagi semua harus clear.

Fakta Persidangan Buktikan Mantan Sekretaris MA Nurhadi Tidak Bersalah

“Saya ingin membranding RSU Negara menjadi lebih baik, kami tidak akan mengekpose lagi terkait Covid-19 secara setiap hari, cukup nanti kita akan backup pemberitaannya secara bersekala, itu untuk mengubah image kita dimana masyarakat dan akan cenderung membranding playanan di RSU Negara,” jelasnya.

Eka melanjutkan, supaya masyarakat tidak takut lagi berobat ke RSU Negara selama ini kami ingatkan RSU Negara tidak pernah mengcovidkan pasien, seperti halnya di ruang UGD, kami mempunyai ruangan yang khusus, jika ada pasien kemungkinan arahnya ke covid, kami sudah siapkan ruangan khusus sehingga pasien yang lain tidak ikut terpapar.

Kunci Nyantol, Sepeda Motor Yamaha N-Max Lenyap di Gondol Maling

“Kedepan kami juga akan menambah ruangan ICU selama ini hanya ada 1 ruangan, rencananya kami akan tambah minimal ada 3 ruangan, ruangan pasien untuk menunggu hasil swab juga kami akan persiapkan, mudah-mudahan nanti usulan kami diterima oleh bapak bupati,” uraiannya.

Diketahui juga penurunan kasus Covid- 19 dirumah sakit sudah kelihatan, sebanyak 15 orang pasien terkonfirmasi Covid-19 masih kita rawat dan 1 orang masih di ruang ICU, sebenarnya ada 2 pasien yang seharusnya dirawat diruang ICU, dikarenakan ruang ICU ada hanya satu jadi kita sangat butuh penambahan ruangan ICU.

Tamba-Ipat Lepas Puluhan Tukik di Kurma Asih

“Saya tidak mau nanti peti jenasah yang kita siapkan banyak, lebih baik dana pembelian peti jenasah dialihkan untuk pembuatan ruangan ICU, kita target meminimkan kematian pasien akibat Covid-19,” kata Eka.

Kemarin kita sudah mendapat bantuan ambulan transport, kemungkinan itu akan diperuntukan ambulance mobile untuk mendukung program JES. Nanti kami akan melauncing Lab PCR mudah-mudahan cepat terlaksana dikarenakan persiapan penyediaan alat butuh waktu untuk pengiriman dari luar daerah.

Bupati Tamba Terima Bantuan Mobil Ambulan, Akan Digunakan Fast Swab Mobile

“Bantuan untuk Lab PCR berasal dari BPBD Provinsi dan untuk penyediaan alat penunjang kami mendapatkan bantuan dari BPT, dan kami sudah rekrutment SDM nya. Terkait ambulan yang baru ini kami akan pakai sebagai Swab Mobile,” ungkap Eka.

Lebih jelasnya Eka mengatakan, sebelumnya bapak bupati berencana akan dipergunakan sebagai Fast Lab Mobile, jadi kita sudah mempunyai Lab PCR jadinya kita akan pergunakan sebagai Swab Mobil pengambilan sample. Nanti kami juga mempersiapkan petugas untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat bagaimana penanganan pasien terutama yang kecelakaan agar tidak salah dalam penanganan pertama. (Sub/Id/Ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *