Persindonesia.com Jembrana – Terkait Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1943 tahun 2021 yang bertepatan dengan pandemi Covid-19 sejumlah fasilitas umum di tutup poliklinik RSU Negara dan Pelabuhan Gilimanuk ditutup sementara termasuk, jaringan telepon seluler di matikan selama 24 jam.
Sementara, Pelabuhan Gilimanuk tetap ditutup selama 24 jam, ” sesuai dengan surat edaran dari Majelis Desa Adat Kabupaten Jembrana, disepakati penutupan di Pelabuhan Gilimanuk,” ungkap Plt GM PT ASDP Pelabuhan Ketapang Gilimanuk Edi Hermawan.
Truk Senggol Tunanetra Hingga Tewas
Ia melanjutkan, Pelabuhan Gilimanuk akan ditutup mulai pada tanggal 14 Maret 2021, pukul 06.00 Wita, dan akan dibuka kembali pada tanggal 15 Mare 2021 sekira pukul 06.00 Wita.
“Untuk sementara ini karena melihat situasi pandemi Covid-19, dari data yang masuk terkait peningkatan jumlah penumpang ada sedikit peningkatan penumpang namun masih dalam batas normal,” ujar Edi.
Senapati Bali Bagi Sembako Kepada Warakawuri dan Masyarakat Terdampak
Lebih jelasnya ia mengatakan, secara signifikan belum ada lonjakan arus mudik yang keluar dari Bali bagi mereka yang tidak mau mengikuti Hari Raya Nyepi di Bali.
Sementara di tempat terpisah Plt Dirut RSU Negara dr. Ni Putu Eka Indrawati, mengatakan, untuk Hari Nyepi kali ini pelayanan RSU Negara hanya tutup poliklinik saja, untuk UGD tetap buka, Jumat (12/03).
Warga Berterima Kasih Dengan Adanya Rabat Jalan Beton Pada TMMD Ke 110 Kodim 1617 Jembrana
“Adapun petugas yang di siagakan sebanyak 119 orang mulai dari tukang kebun sampai dokter, untuk dokter spesialis per on call, semua pelayanan di RSU negara berjalan seperti biasa hanya poliklinik yang tutup dan dibaka kembali pada tanggal 15 Maret 2021,” tutup dr. Eka. (TIM)






