Persindonesia.com Jembrana – Tim Kurawa Polres Jembrana berhasil mengamankan sebuah truk yang mengangkut 16 unit sepeda motor yang hendak dibawa ke luar Bali menuju Pulau Sumbawa, bertempat di Jalan Banjar Pesinggahan, Desa Medewi, Kecamatan Pekutatan, Jembrana, sekira pukul 13.00 Wita pada hari Selasa (28/9/2021).

Dari 16 unit sepeda motor, sebanyak 8 unit tidak dilengkapi dokumen, akan tetapi 1 orang warga datang dan mengaku 1 unit sepeda motor miliknya dan menunjukan bukti surat kepemilikan sepeda motor tersebut.
Polres Bondowoso Tangkap 2 Pencuri Yang Bobol SDN 2 Jebung Kidul
Adapun pemilik truk tersebut yang merupakan sopir truk bernama Bilayadi (49) berasal dari Banjar Pesinggahan, Desa Medewi, Kecamatan Pekutatan, Jembrana, sopir tersebut langsung diamankan Tim Kurawa beserta barang bukti dibawa ke Polres Jembrana untuk dimintai keterangngan.
Dalam jumpa persnya bertempat di halaman Mako Polres Jembrana, seijin Kapolres Jembrana, Kasat Reskrim AKP M.Reza Pranata, S.I.K., M.H mengatakan, pada hari sela 28 September 2021. Tim opsal mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa ada seseorang mengangkut sepeda motor ke dalam truk sebanyak 16 unit.
Dua Gudang Di Surabaya Habis Di Lalap Si Jago Merah
“Setelah dilakukan pengecekan, dari 16 sepeda motor tersebut 8 unit tidak dilengkapi dokumen (BPKB). Setelah dilakukan pendalaman dari 8 unit sepeda motor ini ternyata, ada 1 orang datang yang mengakui sepeda motor miliknya serta menunjukan surat-surat sepeda motornya. Jadinya hanya ada 7 unit yang tidak dilengkapi dokumen sama sekali,” terangnya, Jumat (1/10/2021)
Untuk saat ini, lanjut Reza, pihaknya masih melakukan pendalaman apakah motor tersebut merupakan hasil tindak pidana atau pun sebagainya. Untuk saat ini barang bukti masih diamankan di Polres Jembrana masih dalam tahap pengembangan, pihaknya juga akan informasikan kejajaran terkait penemuan ini.
Forkopimda Jatim Dampingi Kunjungan Kerja Wapres
“Menirut pengakuan pemilik truk yang juga sopir truk tersebut, rencana semua sepeda motor akan dibawa ke Sumbawa. Terkait asal usul sepeda motor ini masih kita dalami, dikarenakan ditempat tersebut barang bukti di kumpulkan jadi satu, dan rencananya di bawa ke Sumbawa. Dari pengakuan sopir tersebut, dirinya mengaku baru pertama kali melakukan tindakan tersebut,” jelasnya.
Lebih jelasnya Rwza mengatakan, sopir tersebut mengaku mendapatkan pesanan dari seorang berinisial A berasal dari Sumbawa. Dari 7 sepeda motor yang dinyatakan tanpa dokumen. “Hasil introgasi pelaku berinisial B (49) dirinya mengakui semua sepeda motor tersebut diangkut menuju Sumbawa, sebanyak 3 unit dia beli sendiri sedangkan 4 unit merupakan titipan dari seorang berinisial A dan diserahkan ke seseorang berinisial AS,” tutupnya. (Sb)






