Forum Balinomics 2026
Denpasar Persindonesia.com – Pemerintah Provinsi Bali bersama Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Bali menggelar Forum Balinomics 2026 sebagai langkah antisipatif menghadapi dampak ketidakpastian global, khususnya akibat konflik di kawasan Timur Tengah. Forum ini menjadi wadah strategis untuk merumuskan arah kebijakan ekonomi daerah agar tetap tangguh di tengah tekanan eksternal.
Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, menyampaikan bahwa dinamika geopolitik global membawa dampak signifikan terhadap stabilitas ekonomi, baik secara nasional maupun regional. Bali, yang sangat bergantung pada sektor pariwisata, dinilai rentan terhadap gejolak tersebut. “Ketidakpastian global memengaruhi nilai tukar, harga komoditas, hingga sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung ekonomi Bali,” ujarnya dalam forum yang berlangsung di The Meru Sanur, Selasa (21/4).
Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha untuk merumuskan kebijakan yang adaptif. Menurutnya, forum ini tidak hanya membahas tantangan, tetapi juga menggali peluang baru yang dapat dimanfaatkan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi daerah.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja, menjelaskan bahwa Balinomics 2026 mengangkat fokus pada penguatan kebijakan ekonomi di tengah tekanan geopolitik global. Forum ini juga diharapkan menjadi sarana berbagi informasi terkini mengenai kondisi ekonomi dunia, nasional, dan daerah.
Menurut Erwin, terdapat sejumlah langkah strategis yang perlu diperkuat, antara lain menjaga performa sektor pariwisata sebagai penggerak utama ekonomi, mengembangkan sektor unggulan baru untuk menciptakan sumber pertumbuhan alternatif, serta memperkuat sektor pertanian sebagai bagian dari diversifikasi ekonomi.
Selain itu, penguatan peran UMKM dan percepatan digitalisasi juga dinilai penting untuk meningkatkan ketahanan ekonomi Bali. Kedua sektor tersebut diyakini mampu menjadi penopang sekaligus katalisator pertumbuhan di tengah ketidakpastian global.
Melalui forum ini, para pemangku kepentingan diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang konkret dan implementatif, sehingga perekonomian Bali tetap stabil dan mampu berkembang secara berkelanjutan di tengah tantangan global. @K*






