Persindonesia.Com,Gianyar – Dua remaja masing-masing bernama Agus Suarsa Dharma (28) asal Banjar Telabah, Desa Sukawati dan Kadek Raditya (18) asal Banjar Kebalian, Desa Sukawati terseret arus Pantai Purnama, Sukawati saat melaksanakan prosesi Banyu Pinaruh bersama rekan-rekannya, Minggu (5/4/2026). Kejadian sontak membuat sejumlah warga yang juga mandi di Pantai Purnama geger.
Informasi terhimpun dilapangan, kronologis kejadian berawal sekitar pukul 07.00 Wita saat Kadek Raditya bersama Kadek Suarsa dan tujuh temannya mandai di Pantai Purnama (TKP) Saat mereka tengah asyik mandi tiba-tiba ombak besar datang dan mengulung serta menyeret tubuh Kadek Raditya.
Baca Juga : Arus Libur Paskah Menggeliat, ASDP Klaim Penyeberangan Tetap Aman dan Tertib
Melihat temannya terseret arus, Agus Suarsa kemudian berupaya melakukan pertolongan dan berhasil menarik Raditya keluar dari laut. Namun tiba-tiba ombak besar kembali datang menarik tubuh Agus Suarsa hingga tenggelam dan menghilang. Guna penanganan lebih lanjut kejadian tersebut dilaporkan ke Tim Sar dan pihak kepolisian.
Kasi Humas Polres Gianyar, IPDA Gusti Ngurah Suardita seijin Kapolres Gianyar saat dikonfirmasi mengatakan setelah berhasil diselamatkan Raditya selanjutnya dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Kasih Ibu Saba guna mendapatkan penanganan medis. Sementara korban Agus Suarsa yang hilang akibat terseret arus masih dalam proses pencarian.
“Upaya pencarian dilakukan dengan menyusuri sepanjang pesisir pantai Purnama dengan melibatkan Polsek Sukawati, Sat Polair Polres Gianyar, Tim SAR, Balawista dan nelayan setempat”, terangnya.

Sementara itu, Kasi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan SAR Kelas A Denpasar, I Wayan Juni Antara mengatakan laporan masuk pukul 08.00 Wita. Sesuai arahan pimpinan Tim Rescue beserta peralatan SAR laut kemudian dikerahkan menuju lokasi.
Baca Juga : Diguyur Hujan Beberapa Jam, Mendoyo Kebanjiran: Pasar hingga Jalan Nasional Tergenang
Dan hingga saat ini upaya pencarian oleh Tim SAR Gabungan masih terus dilakukan. Upaya pencarian menggunakan satu unit perahu karet dengan luas area pencarian mencapai 1,5 NM. Pencarian darat juga dilakukan dengan menyisir arah timur dan barat dari lokasi kejadian.
“Kondisi gelombang laut di lokasi cukup tinggi, namun bisa diantisipasi oleh Tim Rescue, semoga korban cepat ditemukan”, ungkapnya. (*)






