Bikin Cemas! Anak Anjing Peliharaan Gigit Tiga Anggota Keluarga di Jembrana

Persindonesia.com Jembrana – Anak anjing peliharaan justru menyerang tiga anggota keluarga Ni Komang Ayu Siartini (42) warga Lingkungan Anyar Sari, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, Jembrana secara bergantian. Ketiganya mengalami gigitan pada bagian tubuh berbeda dalam rentang 8 hingga 13 September 2026.

Ketiga korban masing-masing Siartini, putranya Conradus Febatan Tri Sandi (15), serta anak pertamanya, Dominika Sanyo Bayu (23). Peristiwa gigitan terjadi secara beruntun pada 8, 12 dan 13 September 2026.

Siartini mengatakan, dirinya pertama kali digigit anak anjing berusia sekitar empat bulan pada 8 September 2026. Gigitan terjadi di bagian jempol tangan kanan saat dirinya sedang memandikan anjing tersebut. “Memang tidak berdarah, tetapi lumayan terasa dan tergores,” ujar Siartini, Kamis (17/9/2026).

Data Desil Kacau, Edi Nasapta: Jangan Paksa Rakyat Miskin Mengemis Haknya!

Menurut Siartini, saat dimandikan anak anjing tersebut terlihat menggigil. Ia juga menemukan adanya luka pada tubuh anak anjing yang diduga merupakan bekas gigitan. “Anak anjing saya memang belum divaksin. Kalau induknya sudah divaksin. Mungkin anak anjing ini berkelahi atau digigit anjing lain, kami juga tidak tahu,” jelasnya.

Beberapa hari kemudian, giliran putranya, Sandi, yang menjadi korban. Sandi digigit pada 12 September 2026 ketika hendak mencari kutu pada tubuh anak anjing tersebut. Gigitan mengenai jempol tangan kiri hingga menyebabkan luka dan mengeluarkan darah.

Sehari setelahnya, Bayu juga mengalami kejadian serupa. Ia digigit pada bagian siku tangan kiri saat hendak memindahkan anak anjing tersebut. Setelah tiga anggota keluarganya mengalami gigitan, pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas untuk mendapatkan penanganan. Petugas selanjutnya mengambil sampel otak anak anjing pada 14 September 2026 untuk dilakukan pemeriksaan.

Bupati Kembang Hadiri Karya Pujawali Pura Luhur Dangkahyangan Rambut Siwi

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Jembrana, I Gusti Ngurah Putu Sugiarta, membenarkan adanya laporan tersebut. “Sudah kami terima laporannya dan sudah ditindaklanjuti,” katanya

Berdasarkan informasi dari pemilik, lanjut Sugiarta, anak anjing tersebut menggigit ketika diprovokasi. “Semua korban gigitan telah mendapatkan penanganan medis,” pungkasnya. Ts