BPN Pusat Perkuat Pembinaan SDM Pertanahan melalui Latsardis Taruna STPN 2026

Kegiatan Latsardis yang berlangsung di Resimen Induk Kodam (Rindam) IV/Diponegoro, Magelang

Magelang Persindonesia.com – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) terus menyiapkan sumber daya manusia pertanahan yang berkarakter kuat dan siap menghadapi tantangan di lapangan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Latihan Dasar Kedisiplinan (Latsardis) bagi Taruna/i Program Sarjana Terapan STPN Tahun 2026.

Kegiatan Latsardis yang berlangsung di Resimen Induk Kodam (Rindam) IV/Diponegoro, Magelang, Jawa Tengah, resmi ditutup pada Jumat (06/02/2026). Sebanyak 396 Taruna/i mengikuti rangkaian pembinaan yang menitikberatkan pada pembentukan disiplin, mental tangguh, serta etika sebagai calon aparatur di bidang pertanahan dan tata ruang.

Komandan Rindam IV/Diponegoro, Brigjen TNI Hindratno Devidanto, menyampaikan bahwa pelatihan dirancang untuk membentuk sikap pantang menyerah, rasa tanggung jawab, dan kemampuan beradaptasi dalam menghadapi berbagai tantangan. Menurutnya, karakter tersebut menjadi fondasi penting bagi Taruna/i dalam menjalani proses pendidikan maupun saat terjun langsung melayani masyarakat.

Pembinaan karakter generasi muda pertanahan ini juga dinilai relevan dalam menyongsong bonus demografi Indonesia pada tahun 2045. Potensi besar penduduk usia produktif perlu diimbangi dengan kualitas sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan memiliki daya juang tinggi.

Ketua STPN, Sri Yanti Achmad, menegaskan bahwa Latsardis merupakan bagian integral dari sistem pendidikan STPN dalam menyiapkan calon punggawa pertanahan yang profesional. Melalui kegiatan ini, Taruna/i dibekali nilai-nilai kepemimpinan, integritas, serta kemampuan pemecahan masalah yang menjadi kebutuhan utama dalam tugas-tugas pertanahan di lapangan.

Ia menjelaskan bahwa selama pelaksanaan Latsardis, Taruna/i mendapatkan berbagai materi pembinaan, antara lain wawasan kebangsaan, peraturan kehidupan taruna, baris-berbaris, kepemimpinan, problem solving, hingga ketahanan dan survival. Seluruh rangkaian kegiatan dibina langsung oleh instruktur dari Rindam IV/Diponegoro.

BPN Pusat menilai penguatan karakter sejak awal pendidikan menjadi modal penting bagi Taruna/i STPN untuk menjalani studi secara optimal dan kelak mengabdi di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Dengan bekal disiplin, integritas, dan kompetensi teknis, lulusan STPN diharapkan mampu memberikan pelayanan pertanahan yang profesional dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Pelaksanaan Latsardis ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan ATR/BPN dalam menyiapkan SDM unggul guna mendukung reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan pertanahan dan tata ruang secara nasional.

Humas ATR/BPN Gianyar Bali
Sumber : Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/
Badan Pertanahan Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *