Bupati Adi Arnawa saat menandatangani prasasti
BADUNG Persindonesia.com – Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, nodya karya Ngenteg Linggih yang dirangkaikan dengan upacara Mapedudusan Alit dan Caru Panca Kelud di Pura Ulun Empelan Subak Aban, Rabu (22/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menandatangani prasasti serta mengikuti persembahyangan bersama sebagai wujud memohon kerahayuan jagat.
Kehadiran Bupati Adi Arnawa menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap pelestarian adat, budaya, serta keberadaan subak sebagai warisan kearifan lokal Bali. Ia menyampaikan apresiasi kepada krama Subak Aban yang telah berhasil menyelesaikan perbaikan parahyangan pura dan melaksanakan karya Ngenteg Linggih. “Ke depan, pemerintah akan terus berupaya membantu setiap rencana pembangunan di pura ini. Untuk pelaksanaan karya kali ini, kami telah menyiapkan dana aci sebesar Rp350 juta,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa keberadaan subak memiliki peran penting tidak hanya dalam sektor pertanian, tetapi juga mendukung pariwisata Bali. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kelestarian subak serta memberikan perhatian lebih kepada para petani.
Sebagai bentuk keberpihakan kepada petani, Pemerintah Kabupaten Badung meluncurkan berbagai program, salah satunya beasiswa pendidikan S1 gratis bagi anak-anak petani yang mulai berjalan pada tahun 2026. Selain itu, pemerintah juga memberikan keringanan biaya pendidikan tingkat SMA, termasuk bantuan untuk sekolah swasta.
“Petani memiliki peran besar dalam ketahanan pangan. Kami ingin membuka peluang bagi anak-anak petani agar dapat meraih masa depan yang lebih baik dan mengubah stigma yang selama ini melekat,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Karya, I Nyoman Sanggra, menjelaskan bahwa perbaikan Pura Ulun Empelan Subak Aban telah dilakukan sejak tahun 2024 dengan dukungan dari Pemkab Badung. Pelaksanaan karya tahun ini meliputi Ngenteg Linggih, Pedudusan Agung, serta Caru Panca Kelud, yang juga disertai pecaruan di tujuh wilayah munduk Subak Aban.
Ia menyampaikan terima kasih atas bantuan dana aci yang diberikan oleh pemerintah daerah. Ke depan, pihaknya berharap dukungan berkelanjutan, mengingat masih terdapat sejumlah fasilitas pendukung pura yang memerlukan penataan dan perbaikan.
Dengan terlaksananya karya ini, diharapkan keharmonisan antara manusia, alam, dan Tuhan dapat terus terjaga, sekaligus memperkuat eksistensi subak sebagai bagian penting dari kehidupan masyarakat Bali. @K*






