Dana Subsidi Ogoh-ogoh di Jembrana Dicairkan Sebelum Perlombaan Dimulai

Persindonesia.com Jembrana – Setelah adanya pendaftaran lomba Ogoh-ogoh dari Seke Teruna Teruni se Kabupaten Jembrana sebanyak 284 STT Desa Adat se Jembrana akhirnya hanya sebanyak 239 STT yang mendaftar. Peserta yang sudah mendaftar sebanyak 239 itu yang berhak akan mendapatkan dana subsidi pembuatan Ogoh-ogoh sebanyak Rp. 2,5 juta rupiah. Dana subsidi tersebut akan dicairkan sebelum perlombaan. Pencairan dana tersebut tergantung dari peserta sebanyak 239 STT yang terdaftar selesai mentandatangani fakta intergritas pencairan subsidi yang dimulai hari ini Rabu 01 Maret 2023.

Pantauan awak media di lapangan, hari ini dimulainya pentandatangan fakta integritas dan pencairan dana subsidi. Dari setiap kecamatan, peserta yang paling banyak ikut dalam perlombaan jatuh pada Kecamatan Mendoyo sebanyak 80 STT dikikuti oleh Kecamatan Melaya sebanyak 52 STT, Kecamatan Negara 41 STT, Kecamatan Jembrana 34 STT dan paling sedikit Kecamatan Pekutatan sebanyak 33 STT. Rabu (01/3/2023).

Bonus Atlit Kota Tangerang di Porprov VI Banten, Bagaikan Jauh Api Dari Panggang

Saat dikonfirmasi di kantornya Kepala Bidang Kebudayaan I Gede Suartana mengatakan, terkait Tawur Kesangan Penyepian yang jatuh pada tanggal 21 Maret 2023, melaksanakan Pawai Ogoh-ogoh. “Kita menganggarkan dari 284 STT desa adat se Kabupaten Jembrana yang mendaftar hanya sebanyak 239 STT. Terkait teknis pencairan subsidi dana pembuatan Ogoh-ogoh yang besarnya sebanyak sekitar Rp. 2,5 juta rupiah potong pajak, ada 239 STT mendaftar,” terangnya.

Setelah dinyatakan pendaftaran final, lanjut Suartana, hari ini dilakukan pentandatangan fakta integritas dan pencairan dana subsidi tersebut. Sehubungan SK bupati sudah tertandatangani, hal tersebut mendukung dalam pencairan. “Terkait pelaksanan pawai Ogoh-ogoh dari 239 STT yang disubsidi dari Pemkab Jembrana dalam hal ini dari bapak bupati melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan di Bidang Kebudaayn, disetiap kecamatan akan dibentuk Tim penilai (juri) dari unsur majelis alitan, pemberhati seni dan unsur dinas, untuk menentukan 5 besar terbaik dari kecamatan,” ungkapnya.

Pemprov Bali Terbitkan Pedoman Teknis Implementasi Peraturan Gubernur Bali Energi Bersih

Ia mengaku, dari 5 terbaik kecamatan, akan dinilai pada tanggal 9 dan 10 Maret 2023 dari tim kabupaten untuk menentukan 3 terbaik per kecamatan. Berarti dari 5 peserta akan ada gugur 2 peserta. “Dari kecamatan se Jembrana akan ada 15 terbaik akan di pentaskan di Catus Pata pada tanggal 21 Maret 2023. Dari 15 terbaik tersebut ada dana subsidi dari Pemkab Jembrana untuk dana pementasan seperti ongkos angkut, pakaian, pregmentari dan lain-lain sebanyak Rp. 7 juta rupiah,” ucapnya.

Lebih jelasnya Suartana mengatakan, untuk dana subsidi tahun lalu sebanyak 1 juta rupiah, tahun ini sudah naik sebanyak 150 persen menjadi Rp. 2 juta rupiah. “Hal tersebut berkat bapak Bupati Jembrana yang sangat memapresiasi kreasi seni anak-anak muda Jembrana. 15 terbaik dsri kecamatan, sudah kita pastikan waktunya pas selesai tawur kesangan tanggal 21 Maret 2023 pada pukul 14.00 wita. Terkait pelepasan ada di sebelah barat Catus Pata tepatnya di Jalan Gayatri ketimur dimulai dari kecamatan terjauh. Per Ogoh-ogoh tampil selama 15 menit,” tandasnya. Vlo

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *