Persindonesia.com Jembrana – Revitalisasi Dermaga MB 2 Pelabuhan Gilimanuk mulai berdampak terhadap kelancaran arus kendaraan yang hendak menyeberang ke Pulau Jawa. Sejak pekerjaan tersebut efektif dilakukan pada 20 Agustus 2026, antrean kendaraan beberapa kali memanjang hingga keluar kawasan pelabuhan dan masuk ke Jalan Nasional Denpasar-Gilimanuk.
Kondisi tersebut terjadi hampir setiap hari, terutama pada sore hingga malam hari. Antrean didominasi kendaraan barang seperti truk logistik, selain mobil pribadi yang juga memenuhi kantong parkir atau area penampungan kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk.
Salah satu penyebab antrean adalah revitalisasi Dermaga MB 2 yang mulai efektif dilakukan sejak 20 Agustus 2026. Penutupan akses dermaga tersebut berdampak pada kapasitas pelayanan dan pengaturan kendaraan yang hendak menyeberang menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.
Waspada Akun Whatsapp Mengatasnamakan Kasi Intel Kejaksan Negeri Bondowoso (HOAKS)
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, AKP Gusti Kade Alit Murdiasa, membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya, antrean kendaraan merupakan dampak dari penutupan Dermaga MB 2, baik di sisi Gilimanuk maupun Ketapang.
“Antreannya karena dampak penutupan dermaga MB 2 di Pelabuhan Gilimanuk dan juga Ketapang,” jelasnya saat dikonfirmasi, Selasa (1/9/2026).
Ia menjelaskan, sejak revitalisasi dimulai, kendaraan yang masuk ke kawasan pelabuhan harus bergiliran menyesuaikan kapasitas pelayanan penyeberangan yang tersedia. Kondisi semakin padat ketika jumlah kendaraan meningkat.
Belum Penuhi Target Nasional 20 Persen, Bupati Satria Dorong Aktivasi IKD ke Desa-Desa
Antrean biasanya semakin panjang pada akhir pekan, khususnya Jumat hingga Minggu. Pada periode tersebut, volume kendaraan yang menuju Pelabuhan Gilimanuk cenderung meningkat sehingga kantong penampungan kendaraan lebih cepat terisi.
“Antrean kendaraan sudah terjadi sejak revitalisasi dimulai. Kemudian beberapa kali ditambah volume kendaraan yang meningkat. Praktis antrean kendaraan sampai keluar kawasan pelabuhan atau di jalur nasional. Siang tadi sempat sampai 300-500 meter dari gate pintu masuk pelabuhan,” ungkap Alit.
Pada Selasa (1/9/2026), kepadatan juga masih terlihat di kawasan Pelabuhan Gilimanuk. Kendaraan pribadi hingga truk pengangkut barang tampak memenuhi kantong kendaraan yang telah disiapkan sebelum masuk ke area pelabuhan.
Untuk mengantisipasi gangguan arus lalu lintas, personel kepolisian tetap disiagakan di sejumlah titik. Petugas melakukan pemantauan sekaligus pengaturan kendaraan, terutama ketika antrean mulai mendekati atau keluar dari kawasan pelabuhan.
Langkah tersebut dilakukan agar antrean kendaraan tidak sampai menghambat kelancaran lalu lintas di Jalan Nasional Denpasar-Gilimanuk yang menjadi jalur utama penghubung Bali dengan wilayah barat Pulau Bali.
“Kami tetap melakukan pemantauan dan pengaturan lalu lintas di jalur nasional agar tetap berjalan aman dan lancar,” katanya.
Asah Kemampuan Seniman Muda, Pemkab Klungkung Gelar Workshop dan Pentas Seni 2026
Pihak kepolisian juga mengimbau pengguna jasa Pelabuhan Gilimanuk untuk bersabar selama proses revitalisasi berlangsung. Sosialisasi terkait kondisi antrean terus dilakukan, sekaligus menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pengendara.
“Tentunya personel selalu siaga di lapangan untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas agar tidak sampai mengganggu jalur nasional,” tandasnya. Ts





