Dinyatakan Positif Rabies, Tim Vaksinator Vaksin Anjing Liar di Gilimanuk

Persindonesia.com Jembrana. Setelah dinyatakan positif rabies dari hasil lab Denpasar setelah mengambil sample otak anjing yang mengigit 4 orang anak di Kelurahan Gilimanuk beberapa waktu yang lalu, tim vansinator rabies Jembrana melakukan vaksinasi emergency terhadap anjing yang bebas liar tidak dikandangkan oleh pemiliknya di Kelurahan Gilimanuk.

Dalam kegiatan untuk mendapatkan hasil maksimal tersebut tim vaksinator rabies sempat kejar-kejaran hingga kepinggir pantai untuk menvaksin anjing yang bebas liar. Dikarenakan anjing yang bebas sangat sulit untuk ditangkap, sehingga tim vaksinator mempergunakan alat suntik berupa tulup untuk mempermudah memvaksin anjing yang berkeliaran.

Polisi: Ada 11 Orang Korban Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar

Dikonfirmasi awak media, Sub Koordinator Kesehatan Hewan, Bidang Keswan dan Kesmavet, Dinas Pertanian dan Pengan Jembrana I Gusti Ngurah Bagus Rai Mulyawan menjelaskan, pihaknya bersama 5 tim vaksinasi rabies menyasar 4 lingkungan di wilayah Kelurahan Gilimanuk. Rabu (07/12/2022)

“Tim Vaksinator rabies Kita bagi lima tim karena populasi di wilayah Gilimanuk ini cukub besar hingga 718 estimasi, sehingga tim harus bekerja cepat. Selain melakukan penyuntikan langsung kita juga mengerahkan tim tulup untuk anjing yang liar,” ujarnya.

Berpotensi Bebas, Penerapan Pasal Kasus Pencabulan Oleh Anggota DPRD Pandeglang Dinilai Janggal

Terkait stok vaksin yang disediakan, lanjut Mulyawan, sudah melebihi dari total populasi yang ada, sehingga hari ini akan dituntaskan di 4 wilayah keluraha Gilimanuk. “Vaksin sudah lebih kita bawa, memngingat populasi di Gilimanuk cukup tinggi, hari ini kita harapkan tuntas semuanya,” terangnya.

Ia mengaku, dari penelusuran dan investigasi anjing rabies, masih banyak lagi yang menjadi korban gigitan, sebelum anjing yang positif rabies menggigit 4 anak tersebut. “Anjing tersebut sempat berkelahi dengan sejumlah anjing dan kucing di lingkungan tersebut, sehingga kita sarankan yang terkena gigitan maupun semoat di jilat untuk dilakukan vaksinasi anti rabies (VAR),” ucapnya.

Gudang Gas Milik Unyil 2 Kali Disatroni Maling Puluhan Tabung Raib

Pihaknya juga sempat mengedukasi warga dikarenakan beberapa warga terkena gigitan anjing tersebut. “Tidak hanya melalui gigitan penyebaran rabies juga bisa melalui jilatan anjing, air liurnya masuk ke pori-pori, ini yang kita antisivasi. Untuk 2 warga yang terkena gigitan kemarin pada hari Selasa 6 Desember 2022 sudah mendapatkan vaksin VAR di Puskesmas,”  jelasnya.

Dirinya juga mengatakan melakukam pendekatang dengan warga pemilik anjing yang sempat kontak dengan anjing positif rabies agar mengkandangkan anjingnya selama 14 hari masa observasi. “Kita tidak lakukan pengambilan sampel lagi karena sudah positif, jadi dilakukan observasi saja,” tandasnya.

Keroyok Sopir Truk Tanah, 4 Pengamen diamankan Resmob Polres Metro Tangerang Kota

Dari hasil melaksanakan vaksin rabies di Gilimanuk, imbuh Mulyawan, untuk dilingkungan Jineng Agung total anjing yang berhasil di vaksin sebanyak 117 ekor, sedangkan di Lingkungan Asih sebanyak 29 ekor, di Lingkungan Arum sebanyak 67 ekor dan untuk di Lingkungan Asri sebanyak 88 ekor. “Jadi total keseluruhan sebanyak 301 ekor,” bebernya. Vlo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *