Diterjang Angin Kencang dan Hujan Lebat, Pohon Raksasa Tumbang Timpa Truk di Melaya

Persindonesia.com Jembrana. Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Jembrana kembali menimbulkan gangguan serius. Dua pohon besar tumbang di Jalan Denpasar–Gilimanuk, Senin (3/11/2025) malam, setelah salah satunya tertabrak truk kontainer yang melintas di tengah hujan deras dan terpaan angin kencang.

Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan oleh Kasi Trantib Kecamatan Melaya kepada Pusdalops BPBD Kabupaten Jembrana. Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu II dan III bersama staf Pusdalops BPBD Jembrana segera turun ke lokasi untuk melakukan kaji cepat.

Dari hasil penelusuran, dua pohon yang tumbang masing-masing adalah pohon flamboyan dengan panjang sekitar 20 meter dan diameter 60 sentimeter, serta pohon mahoni dengan panjang 15 meter dan diameter 30 sentimeter. Keduanya tumbang akibat cuaca ekstrem dan kondisi batang yang sudah rapuh.

CATAT! Nusa Penida Festival 2025 Bakal Segera Di Gelar, Ini Jadwalnya

Saat dikonfirmasi, Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra, pada Selasa (4/11/2025) membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, peristiwa bermula ketika salah satu pohon dalam posisi miring ke arah jalan raya. Sekitar pukul 19.00 Wita, pohon itu tertabrak oleh sebuah truk kontainer, hingga batangnya patah dan menimpa truk lain di belakangnya yang dikemudikan I Ketut Sudana.

“Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini,” ujarnya.

Namun, truk yang tertimpa dilaporkan mengalami kerusakan pada muatan berupa kulkas dengan taksiran kerugian mencapai Rp10 juta. Selain itu, arus lalu lintas di jalur utama Denpasar–Gilimanuk sempat macet hingga tiga kilometer.

Fraksi Gerindra DPRD Badung Setujui Rancangan APBD 2026, Dorong Pemerataan Pembangunan dan Penanganan Banjir

Penanganan cepat dilakukan oleh BPBD Jembrana bersama aparat Polsek Melaya dan pihak terkait lainnya. “Petugas segera melakukan evakuasi pohon tumbang dan pengaturan arus lalu lintas, sehingga kemacetan tidak berlangsung lama,” tambahnya.

Pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana pada musim hujan, terutama di kawasan dengan banyak pohon perindang besar di tepi jalan. Ts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *