Bogor —https:// PERS INDONESIA
COM, Suasana hangat dan penuh semangat mewarnai Forum Rencana Strategis (Restra) Kecamatan Klapanunggal yang digelar di Club House SBI Narogong, Senin (3/11/2025).
Forum ini menjadi wadah penting dalam menyusun arah pembangunan lima tahun ke depan sesuai dengan program prioritas Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Ade Jaro, yang mengusung visi “Bogor Istimewa dan Gemilang.”
Acara tersebut dihadiri oleh Camat Klapanunggal Sri Galuh Wahyuni, S.STP, M.M, Sekcam Iwan Setiawan, S.Sos, seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Klapanunggal, Danramil Kapt. Kav. La Ahmadi, Kapolsek Klapanunggal, jajaran Forkopimcam, serta para pengusaha di wilayah Klapanunggal yang turut mendukung kemajuan daerah.
Dalam sambutannya, Camat Klapanunggal, Sri Galuh Wahyuni, menegaskan bahwa forum ini menjadi momentum penting untuk menyamakan langkah antara pemerintah kecamatan, desa, dan pelaku usaha dalam mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Bogor.
“Pertemuan ini melanjutkan program prioritas Bupati Bogor, di antaranya pembangunan jalan TMMD dan jalan Linggar Klapanunggal. Program yang belum terlaksana akan kita evaluasi dan dorong kembali agar bisa diwujudkan,” jelas Sri Galuh dengan nada tegas namun bersahabat.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antarinstansi dan dukungan masyarakat agar seluruh rencana strategis dapat berjalan efektif dan menyentuh kebutuhan nyata di lapangan.
Sementara itu, Sekcam Klapanunggal, Iwan Setiawan, S.Sos, dalam arahannya menegaskan bahwa visi kepemimpinan Kabupaten Bogor periode 2025–2029 harus benar-benar dipahami dan diimplementasikan di tingkat kecamatan hingga desa.
“Kita harus mencermati visi Bupati dan Wakil Bupati, yaitu Bogor Istimewa dan Gemilang. Istimewa berarti bekerja nyata — membangun, menyejahterakan masyarakat, dan memastikan pelayanan publik lebih baik. Sedangkan Gemilang berarti menjadikan Kabupaten Bogor semakin maju, dengan pembangunan infrastruktur yang merata di seluruh desa,” ujarnya.
Iwan juga menambahkan bahwa seluruh perangkat desa dan unsur muspika harus saling mendukung agar setiap program tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Selain membahas pembangunan infrastruktur, forum ini juga menyoroti pentingnya kemitraan dengan dunia usaha. Beberapa perwakilan pengusaha yang hadir menyatakan kesiapan mereka untuk berkolaborasi dengan pemerintah kecamatan dan desa dalam meningkatkan ekonomi masyarakat, terutama di sektor padat karya dan pemberdayaan UMKM.
Kehadiran Danramil Klapanunggal, Kapt. Kav. La Ahmadi, dan Kapolsek Klapanunggal juga memperkuat semangat kebersamaan lintas sektor. Keduanya menegaskan komitmen TNI dan Polri dalam mendukung keamanan, ketertiban, dan kelancaran pembangunan wilayah.
Forum Restra ini menandai langkah awal menuju penyusunan rencana strategis pembangunan Kecamatan Klapanunggal 2025–2029, yang akan menjadi dasar bagi seluruh kegiatan pemerintahan dan pembangunan di tingkat desa.
Dengan suasana penuh optimisme, kegiatan tersebut ditutup dengan pesan bersama untuk terus menjaga kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat demi mewujudkan Klapanunggal yang produktif, sejahtera, dan selaras dengan visi Bogor Gemilang.
“Inilah langkah kecil untuk perubahan besar. Dari Klapanunggal, kita wujudkan Bogor yang Istimewa dan Gemilang,” tutup Camat Sri Galuh dengan penuh semangat.
penulis [ sbr ]






