PERSINDONESIA.COM – Sebagai upaya membangkitkan dan mengembangkan produk hasil Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Kabupaten Bangli, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Bali kembali menggelar road show di Kabupaten Bangli dengan mengadkan fashion show dan pameran produk khas di Bumi berhawa sejuk ini. Kegiatan dilaksanakan dengan mengandeng Disperindag Bangli.
Berdasarkan pantuan dilapangan sebagai bentuk persiapan telah didirikan sejumlah stand pameran dan panggung fashion show yang menjadi gelaran utama kegiatan di Alun-Alun Kota Bangli dengan daya tariknya tersendiri untuk menyuguhkan hiburan dan memamerkan kekhasan daerah.
Baca Juga : Porprov Bali 2027, KONI Bangli Rancang Anggaran 8,5 Miliar dan Genjot Latihan Fisik
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bangli, Nasrudin mengatakan bahwa secara keseluruhan baik dari segi persiapan hingga pelaksanannya oleh Dekranasda Bali. Sementara, Kabupaten Bangli hanya menyediakan tempatnya saja.
Sesuai yang direncanakan, kegiatan road show ini dilakukan keliling di seluruh Kabupaten/Kota se-Bali. “Untuk di Kabupaten Bangli pelaksanaaanya memasuki ke empat kalinya setelah Jemberana dan Kabupaten lainnya,” terangnya, ditemui disela-sela peninjauan kegiatan, Rabu (9/9/2026).
Lebih lanjut disampaikan, dalam kegiatan ini akan mementaskan hasil tenunan khas bali termasuk khas bangli hasil pelaku IKM yang dikemas dalam bentuk pakian adat, pakian kerja, casual dan lain-lain. “Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 10 September 2026 besok dan dibuka oleh Ketua Dekranasda Bali, Ny. Putri Suastini Koster,” ujar Nasrudin.
Kata Nasrudin, selain penampilan fashion show dengan pragawanya, di depan panggung ada produk kuliner kemudian pameran hasil produk IKN sebanyak 17 stand yang tercatat mengikuti kegiatan road show kali ini. Untuk pameran kuliner dan produk IKN dibuka mulai pukul 08.00 Wita, dengan harapan masyarakat ataupun semua pegawai bisa memanfaatkan moment ini untuk berbelanja.
“Dengan melakukan pembelian produk-produk hasil lokal daerah, tentunya menjadi salah satu pendukung kebangkitan dan pengembangan IKN Bangli,” ungkapnya.
Baca Juga : Raih 10 Medali, Pencak Silat Bangli Masuk 4 Besar di Ajang Bakti Negara Cup I 2026
Ia menegaskan di tengah gempuran produk-produk luar daerah bali, tentunya menjadi tantangan bagi hasil produk lokal Bali umumnya dan Bangli khususnya dalam persaingan. Hingga saat ini pihaknya mencatat ada sebanyak 3 000 IKN di Kabupaten Bangli yang telah memiliki Nomer Induk Berusaha (NIB) yang tersebar di empat Kecamatan.
“Melalui kegiatan yang digelar ini, kami berharap produk-produk hasil IKN daerah bisa bangkit dan memiliki daya saing di pasaran,” pungkas Nasrudin.(*)






