Dr. Oka Parwata: Masyarakat Tidak Mau Divaksin Kapan Suasana Normal Akan Kembali

Persindonesia.com Jembrana – Informasi terkait vaksin yang sering di beritakan di media sosial (facebook) membuat masyarakat menjadi sedikit percaya dengan vaksin Covid-19.

Bahkan yang paling parah masyarakat masyarakat membaca hanya judulnya saja terkait salah satu masyarakat yang habis di vaksin terpapar virus corona. Hal tersebut membuat masyarakat tidak percaya lagi dengan vaksin.

Waka Polri Kunjungi Pelabuhan Bakauheni Pantau Arus Mudik

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Jembrana dr. I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata saat vaksinasi massal buruh pabrik beberapa hari lalu.

“Tujuan kita di vaksin adalah untuk meningkatkan imun tubuh agar tidak cepat terkena virus termasuk Covid-19, kalau sudah divaksin kita juga bisa terpapar Covid-19, tapi tidak parah dan sampai meninggal,” ungkapnya.

Arus Mudik, Pasca Larangan di Pos Penyekatan Kaliakah Sangat Sepi

Kita bisa kena, lanjut Oka Parwata, tapi reaksi kesehatan kita masih fit jadinya kita tidak terpengaruh dengan virus tersebut. Selain itu kalau kita sudah divaksin, keluarga kita aman dirumah tidak sampai terpapar virus corona tersebut.

Selain itu Oka Parwata juga menyinggung terkait masyarakat masih pilih-pilih jenis merk vaksin, “semua jenis vaksin yang sudah beredar di masyarakat itu sudah melalui uji kompetensi dan uji klinis. Ini sudah rekomendasi pusat dan memenuhi syarat. Jadi kami harapkan peran semua pihak untuk melakukan edukasi,” jelasnya.

Tegakan Protokol Kesehatan Di Bulan Ramadhan ,Anggota Koramil 414-01/Tanjungpandan Bersama Tim Gabungan Gencar Operasi Yustisi

Kami berharap, imbuh Oka Parwata, tidak ada warga yang pilih-pilih vaksin. Yang terpenting adalah bagaimana percepatan vaksinasi terkejar dan mempercepat pandemi Covid-19.

“Jangan berfikir harus dapat vaksin ini atau itu. Dan sampai saat ini sudah 40 warga yang tervaksin. Kami harap target tercapai. Sempat terjadi kekosongan vaksin namun kini sudah datang. Vaksinasi sudah dilaksanakan lagi,” jelasnya.

Bandar Narkotika Asal Pendowo Asri Ditangkap Polres Tulang Bawang

Untuk mencapai target vaksinasi katanya per faskes ditarget 150 orang per hari . “Dengan adanya 15 faskes dan tiap hari bisa melayani 150 orang kami yakin target bisa terkejar. Agar pandemi bisa segera berlalu” harapnya.

Sejak adanya vaksinasi menurut Oka Parwata kasus Covid-19 mengalami penurunan. Jadi tugas kita sekarang untuk meluruskan informasi sehingga tidak ada penolakan. Masih bersyukur kita mendapatkan vaksin.

Peduli Warga Binaan,Serda Sudiro Bagikan Sembako

“Kalau masih masyarakat membeda-bedakan vaksin, bahkan sampai tidak mau divaksin, kapan suasana akan kembali normal seperti sediakala, kalau mereka kepingin cepat normal semestinya mau divaksin agar di Kabupaten Jembrana kembali ke zona hijau,” tuturnya.

Lebih jelasnya Oka Parwata mengatakan, kalau wilayah kita ini sudah zona hijau pemerintah pasti akan menormalkan kegiatan masyarakat, dan tetap juga ikuti terus protokol kesehatan, itu yang kita dambakan selama ini, tutupnya. (Sub/ed27)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *