Persindonesia.com Jembrana – Seorang bocah perempuan berusia 11 tahun berinisial SNN tewas setelah diduga terlindas truk dalam kecelakaan di Jalur Nasional Denpasar–Gilimanuk, wilayah Banjar Kaliakah, Kecamatan Negara, Jembrana, Kamis (16/4) sore. Saat kejadian, korban dibonceng rekannya berinisial KM (14) yang juga masih di bawah umur dan keduanya diduga tidak menggunakan helm.
Berdasarkan informasi di lokasi, kecelakaan bermula saat sepeda motor yang ditumpangi korban melaju dari arah Gilimanuk menuju Denpasar. Setibanya di lokasi kejadian, pengendara berusaha mendahului sebuah truk dari sisi kiri.
Namun, upaya tersebut diduga berujung fatal. Sepeda motor kehilangan kendali hingga oleng dan terjatuh. Nahas, korban yang dibonceng terlempar ke badan jalan dan diduga terlindas roda truk yang kemudian meninggalkan lokasi kejadian.
Rp 1,7 Miliar Digelontorkan, Tiga Ruas Jalan di Candikusuma Diperbaiki
Salah seorang warga setempat, Rama, mengaku tidak menyaksikan langsung peristiwa tersebut. Namun, ia sempat melihat rekaman kamera pengawas (CCTV) dari warung miliknya yang berada di sekitar lokasi. “Begitu saya sampai di rumah, kecelakaan sudah terjadi, persis di depan toko Niki Variasi,” ujarnya.
Ia mengaku, dari rekaman CCTV, terlihat sepeda motor melaju dan mencoba menyalip truk dari sebelah kiri sebelum akhirnya terjatuh. “Saat saya lihat, korban sudah dalam kondisi meninggal di lokasi,” imbuhnya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Jembrana IPTU Aldri Setiawan menjelaskan, sebelum kejadian sepeda motor Honda Scoopy bergerak dari arah barat ke timur dan berupaya mendahului truk Hino dari sisi kiri. Di saat bersamaan, terdapat kendaraan truk yang sedang parkir di bahu jalan sebelah kiri.
Apresiasi Kinerja Mitra Prodin, Wabup Ipat Tekankan Pemberdayaan SDM Daerah
“Kondisi tersebut diduga membuat ruang gerak sempit, hingga penumpang terjatuh ke kanan dan terlindas roda belakang kiri truk,” jelasnya
Aldri mengungkapkan, truk yang terlibat sempat meninggalkan lokasi kejadian, namun kemudian berhasil ditemukan sekitar 3 kilometer dari tempat kejadian. “Pengemudi truk diketahui berinisial MGH (23), asal Sidoarjo, Jawa Timur,” terangnya.
Lebih jelasnya Aldri mengatakan, akibat kecelakaan tersebut, korban mengalami luka berat, di antaranya luka robek pada kaki kanan dan cedera parah di bagian kepala. “Korban sempat dilarikan ke RSU Negara, namun dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan,” jelasnya.
BCB Majukan Ekraf dan Digital di Bali
Aldri mengimbau para orang tua untuk lebih mengawasi anak-anaknya, khususnya terkait penggunaan kendaraan bermotor. “Jangan mengizinkan anak di bawah umur mengendarai sepeda motor, terlebih melintas di jalur nasional Denpasar–Gilimanuk yang memiliki arus lalu lintas padat dan berisiko tinggi,” tegasnya. TS






