e-Katalog Produk Pusat dan Mengangkat Ekonomi Kerakyatan Lokal

Persindonesia.com Banyuwangi – Dibalik polemik tuntutan beberapa kontraktor terkait produk e – Katalog, terdapat banyak hal positif yang menguntungkan bagi pengusaha kecil. Dengan sistem transparan dan adil, e – katalog dipercaya bisa mengangkat ekonomi kerakyatan local.

 

Whatsapp Image 2023 02 27 At 18.11.27

Plt. Kepala Dinas DPUCKPP Banyuwangi, Danang Hartanto menjelaskan pada awak media usai kegiatan dengar pendapat di DPR D Banyuwangi, e – Katalog bisa mengangkat ekonomi kerakyatan lokal. mengatakan, e – Katalog ada regional, lokal, nasional dan hal ini merupakan aturan dari LKPP dan intruksi dari presiden, karena untuk percepatan perputaran perekonomian di masyarakat. Karena ini juga bisa mengangkat ekonomi kerakyatan lokal.

“e – Katalog ini sistemnya terbuka, harga juga transparan jadi mudah untuk kita semua dalam mengawasinya. Kecuali kita hanya meminta atau mengarahkan bagi pabrikan saja, ini semua dengan sesuai bidangnya masing – masing,” jelas Danang. Senin (27/2)

Dua Tahun Tamba – Ipat, Perkuat Ekosistem Songsong Jembrana Emas 2026

Menurutnya, Pengadaan barang dan jasa itu ada beberapa yaitu tender, penunjukan langsung, dan yang baru adalah katalog lokal, dan itu salah satu metode yang akan digunakan karena lebih transparan.

“Jadi kita meminta ini bukan pabrikan lo ya, tapi pengusaha kecil misalnya pengusaha mamiri, mamirat, ATK dan yang lain. Terkait dengan kontruksi pun kita meminta katalog lokal. Kita sudah menyiapkan etalase, jadi apa yang dipunya masukan dan bisa di update,” imbuh Danang.

Pihaknya membutuhkan pembangunan itu dengan kualitas yang baik dan tepat waktu, bukan tender yang belum selesai, atau masa pengerjaanya melewati jadwal dan hal itu merugikan masyarakat.

Duduki Jalan Nasional, AMPAG Kerahkan Masa Doa Bersama di Gelung Kori Gilimanuk

“Terkait dengan isu bahwa e – Katalog dikuasai orang tertentu itu tidak benar, buktinya untuk kategori publikasi pun sudah masuk e – katalog dan siapapun boleh. Kalau bidangnya publikasi ya tidak boleh ke kontraktor dan sebaliknya,” tegas Danang.

Sementara Wakil Ketua DPRD Banyuwangi Ruliyono, S.H saat dikonfirmasi diruang kerjanya mengatakan, dirinya mengira untuk demo hari ini wajar.  “Sekarang yang menjadi pertanyaan e katalog itu tujuannya bagus tetapi e katalog ini kan peraturan, dan aturan sama halnya dengan undang – undang cuma ini kududukannya dibawa undang – undang,” katanya.

Menurutnya, jika isinya undang – undang baik, akan tetapi sulit diterapkan dilapangan. “Nah ini harus dicarikan jalan keluarnya atau direvisi, kalau jika tidak bisa jalan ditengah masyarakat ya dicabut saja,” jelas Ruliyono. Erni

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *