Geger! IRT Asal Susut Ditemukan Tewas Tergantung di Kandang Ayam Petelor Warga

PERSINDONESIA.COM- Ibu Rumah Tangga (IRT) asal Banjar Linjong, Desa Tiga, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli berinisial N KS (34) ditemukan meninggal dunia di kandang ayam petelur milik warga setempat, Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 14.15 WITA. Yang lebih menggegerkan saat diketemukan, korban dalam posisi tergantung dengan seutas tali plastik di ventilasi udara kamar mandi kandang ayam tersebut.

Informasi yang terhimpun, kematian korban N K S dalam posisi tergantung diketahui saksi I Wayan Nganti sekitar pukul 14.15 WITA. Melihat hal tersebut kemudian saksi mencari suami korban yang diketahui sedang bekerja memperbaiki kandang ayam petelur di Banjar/Desa Pengiangan, Kecamatan Susut.

Baca Juga : Pastikan Bebas Barang Terlarang dan Penghuni Sehat, Rumah Tahanan Polres Bangli Diobok Obok

Mendengar khabar tersebut, suami korban bergegas menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dan setelah sampai di TKP, suami korban dengan dibantu saksi I Wayan Nganti dan saksi lainnya menurunkan korban yang masih dalam keadaan tergantung. Atas kejadian tersebut, pihak keluarga kemudian melaporkan ke Polsek Susut guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Kapolsek Susut, AKP I Nyoman Sucipta saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Lanjut kata Kapolsek, setelah laporan diterima pihaknya berkkordinasi dengan Tim Inafis Polres Bangli mendatangi TKP dan untuk selanjutnya melakukan pengamanan, membantu evakuasi dan melakukan pulbaket di sekitar TKP.

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap jenazah korban oleh Tim Inafis dan petugas medis Pustu Desa Tiga ditemukan adanya bekas jeratan pada leher korban, keluar kencing dari kemaluan, tidak ditemukan keluar cairan dari anus, tidak terdapat luka lebam, serta tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Kuat dugaan, korban meninggal dunia karena gantung diri,” terang Kapolsek Susut.

Dari hasil pulbaket serta olah TKP, petugas menemukan barang bukti berupa seutas tali plastik berwarna biru dengan panjang 440 Cm. Petugas juga mencatat keterangan saksi-saksi dan pihak keluarga koban.

Baca Juga : Depresi Sakit Struk Tak Kunjung Sembuh, Warga Katung Kintamani Nekat Gantung Diri di Pohon Jambu

Sementara, pihak keluarga menerima dengan ikhlas dan mengangap kepergian korban sebagai musibah yang dituangkan dalam surat pernyataan dan menolak untuk dilakukan otopsi.

“Terkait motif korban nekat akhiri hidup dengan cara gantung diri, diduga akibat persoalan ekonomi. Kejadian gantung diri tersebut telah ditangani Unit Reskrim Polsek Susut,” pungkas AKP Sucipta.(*)