PERSINDONESIA.COM – Sebuah Truck dengan Nomer Polisi (Nopol) DR 875 AI yang dikemudikan oleh Rudi Hartono (38) asal Lombok Tengah yang mengangkut sekam dan bekas kotoran ayam sebanyak 400 sak terguling di jalan Nusantara, Lingkungan/Banjar Brahmana Bukit, Kelurahan Cempaga, Kecamatan/Kabupaten Bangli, Rabu (8/7/2026) pukul 11.30 Wita.
Informasi yang terhimpun, kecelakaan lalulintas (Lakalantas) tersebut berawal dari Mobil Light Truck warna Hijau yang dikendarai Rudi Hartono bergerak dari arah Kota Bangli (Selatan) menuju ke Kintamani (Utara) dan sesampainya di Jalan Nusantara (TKP) saat tikungan kekiri tiba-tiba dari arah berlawanan datang Mobil Bus Pariwisata.
Baca Juga : Pemuda Asal Sawe Tewas usai Tabrak Bus Pariwisata Saat Diduga Salip Truk di Mendoyo
Dan dalam kondisi kaget, tiba-tiba pengemudi menginjak rem, sehingga mengakibatkan truk bermuatan sekam dan bekas kotoran ayam terguling kekiri di bahu jalan sebelah barat.
Akibat kejadian tersebut arus lalulintas di Jalan Nusantara mengalami kemacetan. Guna penanganan lebih lanjut, peristiwa lakalantas yang terjadi kemudian dilaporkan ke pihak Kepolisian.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Bangli, IPTU I Gede Gumiliarta saat dikonfirmasi mengatakan, setelah laporan diterima petugas dari Unit lakalantas Polres Bangli segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Dari hasil olah TKP dan Pulbaket yang dilakukan petugas, saat kejadian cuaca cerah dan posisi jalan merupakan kawasan pemukiman serta pandangan kurang karena kondisi jalan berliku.
“Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, truck tersebut terguling akibat, pengemudi menginjak rem seketika untuk menghindari Bus Pariwisata yang datang dari arah berlawanan”, terangnya.
Baca Juga : Berbelanja dan Berbagi, TP PKK Provinsi Bali Gelar Pasar Rakyat di Bangli
Kata Kasi Humas, akibat lakalantas truck terguling tersebut muatan berupa sekam dan bekas kotoran ayam sebanyak 400 sak terurai keluar. Guna mengurai kemacetan petugas melakukan pengaturan arus lalin. Peristiwa lakalantas yang terjadi tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Kondisi pengemudi sadar dan tidak mengalami luka-luka.
“Kerugian materiil masih dalam perhitungan. Selanjutnya muatan berupa sekam dan kotoran ayam diangkut dengan truck lain sembari menunggu kendaraan derek datang”, pungkasnya. (*)






