Hari Ulang Tahun (HUT) ke-47 Sekaa Teruna (ST) Putra Laksana yang dirangkaikan dengan STPL Youth Culture Festival
BADUNG Persindonesia.com – Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta memberikan apresiasi kepada generasi muda Banjar Bersih, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, yang konsisten mengembangkan kreativitas sekaligus menjaga kelestarian seni dan budaya Bali. Apresiasi tersebut disampaikan saat menghadiri puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-47 Sekaa Teruna (ST) Putra Laksana yang dirangkaikan dengan STPL Youth Culture Festival, Minggu (18/10/2026).
Festival yang berlangsung selama dua hari, 17–18 Oktober 2026, mengangkat tema “Yuva Kalā Saṃskṛti Utsava”, yang bermakna merajut kreativitas pemuda, melestarikan seni dan budaya, serta mempererat persaudaraan dalam harmoni.
Kegiatan ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat, memperkuat kebersamaan, dan menjaga keberlangsungan warisan budaya Bali di tengah perkembangan zaman. Sejumlah kegiatan seni tradisional, termasuk lomba gender dan tari baris, menjadi bagian penting dari rangkaian festival tersebut.
Dalam sambutannya, Bagus Alit Sucipta menyampaikan bahwa inisiatif Sekaa Teruna Putra Laksana patut diapresiasi karena mampu menghadirkan kegiatan yang memadukan kreativitas anak muda dengan upaya pelestarian tradisi. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Badung, kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Sekaa Teruna Putra Laksana yang telah berinisiatif menyelenggarakan kegiatan ini. Pelestarian seni, adat, dan tradisi Bali membutuhkan keterlibatan aktif generasi muda agar warisan leluhur tetap hidup dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujarnya.
Ia menegaskan, budaya merupakan salah satu kekuatan utama Bali, termasuk dalam menopang sektor pariwisata. Karena itu, keterlibatan pemuda dalam kegiatan berkesenian, seperti megambel dan menari, perlu terus didorong agar identitas budaya Bali tidak tergerus oleh perkembangan zaman.
Menurutnya, generasi muda memiliki posisi strategis sebagai penerus tradisi sekaligus penggerak berbagai inovasi yang dapat memperkuat daya tarik budaya Bali. “Budaya adalah benteng utama Kabupaten Badung dan Bali. Kalau bukan generasi muda yang meneruskan tradisi megambel, menari, dan mempelajari seni budaya, siapa lagi? Pariwisata Bali juga memiliki daya tarik yang kuat karena kebudayaannya. Oleh sebab itu, pemerintah akan terus mendukung kreativitas pemuda dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya,” tambahnya.
Sebagai bentuk dukungan konkret terhadap kegiatan kepemudaan dan pelestarian seni tradisional, Pemerintah Kabupaten Badung menyerahkan bantuan dana motivasi sebesar Rp60 juta kepada penyelenggara.
Bantuan tersebut dialokasikan masing-masing Rp30 juta untuk mendukung pelaksanaan Lomba Gender dan Rp30 juta bagi Lomba Tari Baris. Dukungan ini diharapkan dapat membantu keberlangsungan kegiatan sekaligus meningkatkan minat generasi muda terhadap seni tradisional Bali.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga memberikan apresiasi atas capaian ST Putra Laksana yang berhasil meraih Juara Harapan I dalam ajang Saka Fest tingkat Kabupaten Badung. Prestasi tersebut dinilai menjadi motivasi bagi para pemuda untuk terus berkarya dan meningkatkan kemampuan di bidang seni maupun budaya.
Ketua Panitia, I Kadek Khrisna Hari Senjaya, menyampaikan bahwa STPL Youth Culture Festival dirancang tidak hanya sebagai perayaan ulang tahun organisasi, tetapi juga sebagai ruang interaksi sosial dan pengembangan potensi masyarakat.
Selama dua hari pelaksanaan, panitia menggelar beragam kegiatan, di antaranya lomba bendera hias tingkat Bali, jalan sehat, senam bersama, pemeriksaan kesehatan gratis, serta lomba tari baris tunggal dan tari maskot.
Rangkaian kegiatan tersebut mencerminkan semangat kebersamaan Sekaa Teruna dalam menghadirkan aktivitas yang bermanfaat bagi masyarakat, sekaligus memperkuat hubungan antargenerasi melalui seni, olahraga, dan kegiatan sosial.
Puncak perayaan HUT ke-47 ST Putra Laksana turut dihadiri anggota DPD RI Komang Merta Jiwa, perwakilan DPR RI I Wayan Sudirta, anggota DPRD Badung Putu Yunita Oktarini, Plt. Camat Abiansemal beserta unsur Forkopimcam, Perbekel Darmasaba beserta perangkat desa, BPD, TP PKK Desa Darmasaba, Bendesa Adat Tegal, para prajuru adat, serta tokoh masyarakat dan pemuda setempat.
Melalui perayaan ini, ST Putra Laksana diharapkan terus menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda untuk berkreasi, berprestasi, dan menjaga nilai-nilai budaya Bali. Dukungan pemerintah serta partisipasi masyarakat menjadi modal penting agar tradisi tetap lestari dan dapat diwariskan secara berkelanjutan kepada generasi mendatang.
Sumber Prokompim Badung






