Persindonesia.com Denpasar – Walikota dan Wakil Walikota terpilih Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dan Kadek Agus Arya Wibawa resmi dilantik Gubernur Bali, Wayan Koster di Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, bertepatan dengan Purnama Kesanga JumatĀ (26/2). Setelah mengucapkan sumpah jabatan sebagai Walikota dan Wakil Walikota Denpasar, pasangan yang dikenal dengan paket Jaya-Wibawa ini sah menahkodai ibu kota Provinsi Bali, Denpasar selama satu periode kedepan.
Dijumpai usai pelantikan, Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan, pembangunan berkelanjutan di Kota Denpasar tak lepas kaitanya dari peran pemimpin sebelumnya. Dimana, pondasi pembangunan telah ditancapkan. Karenanya, estafet kepemimpinan juga memberikan dampak positif terhadap pembangunan berkelanjutan.
Cornelis Ucapkan Selamat Kepada Lima Bupati dan Wakil Bupati Yang Baru Dilantik
“Kami akan senantiasa melanjutkan apa yang menjadi program sebelumnya sehingga pembangunan dapat dilaksanakan secara holistik, berkelanjutam dan berkemanfaatan, inilah yang tertuang dalam visiĀ Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju (Makmur, Aman, Jujur dan Unggul),” ujarnya
Dijelaskan Jaya Negara, visiĀ Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju (Makmur, Aman, Jujur dan Unggul) ini merupakan pengejawantahan dan sinergitas dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, dengan pelaksanaan Pola Pembangunan Semesta Berencana Guna Mewujudkan Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar MajuĀ dengan konsepĀ Vasudhaiva KutumbakamĀ (Menyama Braya).
Pulau Dewata Akan Alami Fenomena Hari Tanpa Bayangan Selama 2 Hari
Jaya Negara mengatakan bahwa konsep kota kreatif menitikberatkan pada Denpasar Kota Hidup. Dimana, kota hidup memberikan kesadaran dinamis terhadap sumber daya alam untuk menggugah inovasi, sumberdaya manusia untuk menggugah dinamika kultur dan sumber daya spiritual untuk menggugah kreasi aparatur.Ā KebudayaanĀ yang berintikanĀ agamaĀ menjadi spirit kreatifitas, baik penciptaan, pelestarian maupun penyempurnaan tatanan nilai dalam rangka memelihara keteraturan, ketertiban dan keseimbangan sosial.
āBerbasis budaya pada gilirannya dapat memelihara keseimbangan kekuatan regulasi, kemampuan pemberdayaan, kesanggupan pelayanan, dan perkembangan pembangunan. Dengan keseimbangan ini, Denpasar menjadi kota Makmur, Aman, Jujur, dan Unggul. Inilah Denpasar Maju,ā jelasnya.
Gedung MDA Jembrana Diresmikan Gubernur Bali, Bernama āGedung Nangun Citaā
Nantinya, visi ini akan diaplikasikan melalui misi pembangunan. Pertama, meningkatkan kemakmuran masyarakat Kota Denpasar melalui peningkatan kualitas pelayanan pendidikan, kesehatan dan pendapatan masyarakat yang berkadilan.
Kedua, stabilitas keamanan dengan terkendalinya kamtibmas, ketahanan pangan dan kesiapsiagaan bencana. Ketiga, kejujuran dan spirit sewakadarma sebagai penguat reformasi birokrasi menuju tata kelola kepemerintahan yang baik.Keempat, Unggul dalam kualitas SDM, pemanfaatan teknologi dan inovasi menuju keseimbangan pembangunan berbasis Tri Hita Karana. Dan misi yang kelima yakni penguatan jati diri pemberdayaan masyarakat berlandaskan kebudayaan Bali.
Kisah Pohon Melindungi Nabi, di Acara Istiqlal Disaster Management Center
āMeningkatkan kuantitas dan kualitas kompetensi masyarakat, meningkatkan pemanfaatan teknologi serta pengembangan inovasi daerah menuju keseimbangan pembangunan daerah berbasis Tri Hita Karana dan, penguatan jati diri pemberdayaan masyarakat berlandaskan kebudayaan Bali,ā jelasnya
Selain merealisasikan visi misi, Jaya-Wibawa siap untuk merancang program percepatan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi Kota Denpasar.
Bupati I Nengah Tamba Fokus Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi paska Resmi Dilantik
āSetelah dilantik kami akan langsung tancap gas merealisasikan progran percepatan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi masyarakat Kota Denpasar. Pada intinya sesuai dengan visi misi membangun Denpasar berbasis budaya akan bersinergi dengan Nangun Sat Kerthi Loka Bali dalam menjaga dan mengawal budaya dan identitas Bali, dasar yang sama juga untuk mewujudkan Denpasar Maju dengan konsepĀ Vasudhaiva Kutumbakam RED






