Persindonesia.com Jembrana – Akibat curah hujan deras disertai angin kencang akhir-akhir ini yang melanda Kabupaten Jembrana, pada Minggu malam 07 Februari 2021 sekira pukul 19.30 Wita Bale Pesandekan Pura Prajepati Desa Mendoyo Dauh Tukad rusak ditimpa pohon jati Cavelina
Pantauan awak media di lapangan Pura yang terletak di area kuburan Desa Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo yang biasa dipakai upacara ngaben tersebut rusak akibat hujan badai yang melanda pada Minggu malam.

Kampanye Jakarta Bermasker Dengan Membagikan Masker Gratis di Harco Mangga Dua
Ranting pohon yang tumbang itu tampak menimpa atap setinggi 3 meter, akibatnya genteng bagian sebelah timur mengalami pecah beserta kerangka atap. Perisitiwa tumbangnya pohon itu telah dilaporkan oleh masyarakat kepada perangkat desa.
Menurut laporan warga, tumbangnya pohon tersebut berawal dari hujan deras disertai angin kencang yang melanda desa Mendoyo pada hari Minggu (07/02) sekira pukul 21.00 Wita
Tim Macan Polres Kampar Tangkap Residivis Curanmor, Pelaku Akui 40 Kali Nyuri Motor
Ranting pohon yang tumbang itu tampak menimpa atap setinggi 3 meter, akibatnya genteng bagian sebelah timur mengalami pecah beserta kerangka atap. Perisitiwa tumbangnya pohon itu telah dilaporkan oleh masyarakat kepada perangkat desa.
Kepala Desa Mendoyo Dangintukadaya I Made Oka Semarajaya mengatakan saat dikonfirmasi awak media, atas tumbangnya pohon tersebut kami akan bangun kembali mengingat tahun ini kita belum ada anggaran terkait dengan pandemi covid semua dana kita arahkan kesana. Senin (08/02).
Pohon Mangga Mengakhiri Hidup PNS LP Negara
“Kita masih menunggu anggaran kemungkinan di tahun depan kita perbaiki , untuk sementara kita bersihkan terlebih dahulu sehingga bisa di dipergunakan oleh masyarakat,” ujar Oka (Sub)





