Kakek 80 tahun Ditemukan Meninggal di Terminal Gilimanuk

Persindonesia.com – Jembrana. Usai mencari kroto (telur rangrang/semangah) di Kabupaten Jembrana, salah satu warga asal Banyuwangi bernama Sumahwi 80 tahun asal Dusun Pancoran Desa Ketapang Kecamatan Kalipuro Kabupaten Banyuwangi Jatim ditemukan meninggal dunia depan Terminal Gilimanuk Lingkungan Jineng Agung, Kelurahan Gilimanuk, Jembrana.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Kompol Arya Agung Arjana Putra, membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan keterangan warga setempat, sekitar pukul 15.40 Wita, korban sempat menyampaikan kondisi tubuhnya kurang sehat setelah tiba di sekitar areal Pelabuhan Gilimanuk.

Ratusan Peserta Ramaikan Jembrana Fun Rally 2025, Meriahkan HUT Kota Negara ke-130

“Korban naik ojek dari depan Toko Jaya Bali, namun sekitar 10 meter dari lokasi, tepat di depan Terminal Gilimanuk, korban mengalami kejang-kejang hingga akhirnya diturunkan oleh tukang ojek,” jelasnya, Sabtu (30/8/2025).

Ia mengaku, dirinya mendapat kabar tersebut dari warga yang melapor ke kantor, dan langsung mendatangi lokasi. “Setelah dilakukan pemeriksaan dari pihak Puskesmas dan Inafis Polres Jembrana, korban dinyatakan meninggal dunia tanpa adanya tanda-tanda kekerasan,” ucapnya.

Pengendara Motor Asal Kusamba Meregang Nyawa Usai Kesengol Truck di Jalan Rama

Sementara, lanjut Arya, pihak keluarga yang dihubungi menyebutkan bahwa korban memang sering mengeluh sesak napas. “Mereka mengikhlaskan kepergian korban. Korban juga telah dijempuk pihak keluarga menggunakan Ambulan ambulans dari Ketapang, Banyuwangi,” ujarnya.

Menurut perkiraan Dokter jaga Puskesmas II Melaya memperkirakan korban meninggal akibat sakit sesak napas yang dideritanya. “Menurut pengakuan keluarga korban, korban sering mengeluh sesak napas, keterang keluarga sama dengan prediksi dari dokter Puskesmas,” terangnya. Ts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *