Persindonesia.com Jembrana – Memasuki H-3 arus mudik lebaran 2023, Kapolda Bali Irjen Pol Drs. Putu Jayan Danu Putra bersama Gubernur Bali I Wayan Koster didampingi Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana bersama Wabup Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna melakukan pemantauan arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk. Kegiatan ini juga diikuti dengan vidcom bersama Kapolri yang dilakukan di Ruang VIP ASDP Pelabuhan Gilimanuk.

Berdasarkan pantauan awak media, antrean kendaraan mulai terlihat sejak pagi hari sekitar pukul 04.00 wita dari wilayah Kelatakan Cekik, Kecamatan Melaya, Jembrana. Kendaraan roda empat mendominasi antrean tersebut, sedangkan kendaraan roda dua juga mengalami kemacetan meski tidak parah. Di kantong parkir Terminal Kargo Gilimanuk, antrean kendaraan roda empat juga terlihat panjang akibat manuver Pelabuhan Gilimanuk yang mengalami antrean panjang. Rabu (19/4/2023)
Truk yang datang dari arah timur (Denpasar) dikandangkan oleh Polres Jembrana di Penimbangan Cekik, dan beberapa truk lainnya diparkir di pertigaan jalan menuju Buleleng. Sementara itu, truk yang datang dari arah barat Gilimanuk dimasukkan ke kantong parkir Terminal Kargo Bahagia hingga penuh.
Ketua Umum AMI Akan Melaporkan Pungli PTSL ke APH
Usai melakukan vidcom dengan Kapolri, Kapolda Bali Irjen Pol Drs. Putu Jayan Danu Putra mengatakan, kali ini pihaknya melakukan pengecekan di Pelabuhan Gilimanuk, kegiatan ini serangkaian pengecekan bapak Kapolri di Pelabuhan Tanjung Perak. “Beliau memberikan arahan tentang pengendalian arus mudik baik itu di wilayah Jawa Timur dan Bali jangan sampai peningkatan jumlah penumpang kapal yang akan melintasi Pelabuhan Gilimanuk-Ketapang terlalu lama untuk melintas. Di H-3 ini memnag terjadi peningkatan arus mudik yang signifikan,” terangnya.
Untuk membantu antrean, lanjut Putu Jayan, pihak ASDP sudah menyiapkan kapal besar Jatra Jakarta II yang menampung penumpang kendaraan roda dua kurang lebih sebanyak 600 unit dan kendaraan roda empat sebanyak 100 unit. Untuk mengurangi antrean di Pelabuhan Giliamanuk, seluruh kendaraan baik roda empat dan roda 2 kita tampung di Terminal Kargo Gilimanuk.
“Terkait keamanan keselamatan di kapal bagi penumpang, pihak ASDP menerjunkan 32 kapal ditambah 1 kapal besar. Semua kapa yang beroperasi sudah dicek kelengkapan semua kapal terkait peralatan keamanan seperti life jaket dan pelampung daln lainnya. Nanti akan di cek kembali agar keamanan terjamin. Kita juga telah menyiagakan Basarnas, Sar, Sar Polri dan Brimob di Pelabuhan Gilimanuk,” ungkapnya.
Walikota Banjarbaru Serahkan Paket THR, dan Berikan Kabar Baik Kenaikan Gaji Untuk PJU
Menurutnya, untuk keamanan kapal yang beroperasi baik di Ketapang, Gilimanuk, Padangbai dan Surabaya dari pihak ASDP sudah melakukan uji kelayakan kapal, jadi kapal yang beroperasi sudah laik laut. “Kita harapkan dengan pola yang disampaikan atau disiapkan pihak ASDP di 31 + 1 syukur nanti kita berharap cuaca cerah tidak ada gangguan di perairan sehingga perjalanan bisa normal sampai tujuan,” harapannya.
Terkait dengan SKB, Putu Jayan menambahkan, pihaknya sampai saat ini sudah terapkan SKB, dan membatasi kendaraan-kendaraan yang bersumbu tiga. “Kita alihkan dan kita tahan dulu, yang kecil-kecil kita loloskan. Kita sudah berupaya melakukan pencegatan dari arah Denpasar, Tabanan dan sekitarnya,” ujarnya.
Sementara Gubernur Bali I Wayan Koster mengapresiasi, strategi yang dihgunakan oleh pihak ASDP untuk mengantisipasi lonjakan penumpang sampai bisa menyebrang dari Gilimanuk ke Ketapang. “Strateginya sudah cukup baik. Kita berharapa para pemudik yang merayakan hari raya Idul Fitri Bersama keluarganya dapat merayakan dengan baik dan kita semua berharap dalam perjalanan selamat sampai tujuan.






