Kobaran Api Bakar Bangunan Merajan Warga Kusamba, Damkar Klungkung Terjunkan 2 Unit Armada 

PERSINDONESIA.COM – Sebuah bangunan merajan milik I Nyoman Sujana di Banjar Tengah, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung terbakar, Jumat (24/7/2026). Kuatnya kobaran api yang membakar mengakibatkan sejumlah pelinggih diantaranya gedong sari, rong tiga (kemulan) dan juga balai piasan.

Berdasarkan informasi yang terhimpun, peristiwa berawal saat pemilik rumah pukul 11.00 Wita melaksanakan persembahyangan rutin. Dimana sekitar pukul 15.00 Wita diketahui bahwa api sudah sangat besar membakar balai piasan dan gedong sari juga rong tiga (kemulan) terbakar.

Baca Juga : Diduga Akibat Percikan Api Bekas Pembakaran Sampah, Merajan Agung di Aan Ludes Terbakar

Dalam kondisi api sudah sangat besar, kemudian dengan dibantu warga setempat korban berupaya melakukan pemadaman kobaran api dan menghubungi Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Klungkung.

Kasat PolPP dan Damkar Klungkung, Dewa Putu Suarbawa saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Lanjut dikatakan, laporan diterima melalui laporan langsung Ke anggota Damkar yang sedang melaksanakan jaga (PAM) di Festival Youth, lapangan Puputan Klungkung. “Laporan kebakaran diterima petugas dari anggota Sat PolPP asal Kusama pada pukul 15.52 Wita,” terangnya.

Menindaklanjuti laporan yang diterima, personel Damkar Regu 3 dengan 2 unit mobil Damkar terdiri dari, Ajax Besar berkapasitas 6000 litter air serta unit tenos kapasitas 4000 litter air segera menuju lokasi kebakaran dan pada pukul 16.05 Wita tiba di lokasi.

Selanjutnya petugas melakukan upaya pemadaman kobaran api yang membakar merajan tersebut. “Petugas menyelesaikan penanganan pada pukul 17.40 Wita,” terang Kasat PolPP dan Damkar Klungkung.

Baca Juga : Dupa Bekas Sembahyang Lupa Dimatikan, Piasan Warga Koripan Ludes Terbakar

Menurutnya, kebakaran Merajan yang bertingkat dan bersebelahan dengan balai banjar ini dapat dilaksanakan walaupun terkendala api yang masih ada pada atap yang berbahan ijuk, seperti ibaratnya, api dalam sekam hanya asap terlihat dari luar dimana api masih ada didalam.

Meski demikian, dengan kesigapan anggota Damkar memilah milah ijuk atap yang terbakar, maka api dapat dipadamkan dengan lancar dan berjalan dengan baik.

“Kerugian akibat kebakaran yang terjadi diperkirakan ratusan juta. Untuk total pasti dan penyebab kebakaran masih di dalami petugas kepolisian,” ungkap Dewa Putu Suarbawa.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *