Korban KMP Tunu Pratama Jaya Ditemukan, Teridentifikasi Sopir Tronton Asal Klungkung

Persindonesia.com Banyuwangi – Jenazah yang mengapung ditemukan di Selat Bali oleh Tim Sar Gabungan pada hari kelima Minggu (5/7/2025) sekitar pukul 12.00 WIB ternyata merupakan penumpang KMP Tunu Pratama Jaya yang terdaftar di manifes sebagai sopir truk tronton. Jenazah tersebut teridentifikasi bernama I Kadek Oka 51 tahun asal Desa Banjarangkan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Bali

Jenazah Kadek Oka ditemukan terapung di perairan sekitar koordinat 08º 18,532’ S 114º 26,687’ E. tepatnya berjarak sekitar 5,7 hingga 6 mil laut dari lokasi kejadian tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya.Selat Bali dan langsung dievakuasi menggunakan perahu karet KRI Tongkol 517 menuju dermaga Pusri, Ketapang, Banyuwangi.

Ditemukan terapung, Jenasah Korban KMP Tunu Pratama Jaya Teridentifikasi Laki-laki

Selain jenazah Kadek Oka yang ditemukan, Tim Sar Gabungan juga menemukan satu jenazah lagi yang hingga kini masih dalam tahap identifikasi di RSU Blangbangan.

Dalam keterangan persnya, Kasubdit Dokpol Polda Jawa Timur AKBP Adam Bimantoro mengatakan,  proses identifikasi jenazah dilakukan berdasarkan data primer seperti sidik jari dan struktur gigi. “Korban laki-laki, dengan ciri-ciri kepala botak, rambut luruh hitam beruban, wajah bulat, berkumis dan berjenggot,” ujarnya, Senin (7/7/2025).

Tim Sar Gabungan Temukan Gerakan di Bawah laut, Kabar 1 Jenazah Ditemukan di Banyuwangi

Lebih lanjut Adam mengatakan, korban juga diketahui mengenakan celana pendek abu-abu kehijauan dengan banyak kantong, yang cocok dengan keterangan dan informasi dari pihak keluarga.

“Dari pemeriksaan forensik serta kecocokan data primer dan konfirmasi keluarga, jenazah pertama dipastikan atas nama I Kadek Oka. Sedangkan satu jenazah lainnya masih menunggu hasil identifikasi lebih lanjut,” terangnya.

Diguyur Hujan Deras Berjam-jam, Beberapa Wilayah di Jembrana Terendam Banjir

Hingga hari ini, 30 orang berhasil diselamatkan dan 7 orang terevakuasi dalam keadaan meninggal dunia. Operasi pencarian korban KMP Tunu Pratama Jaya masih terus dilanjutkan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, serta relawan. Bw

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *