Persindonesia.com Jembrana – Lomba menembak yang dilaksanakan Polres Jembrana dalam rangka Hari Bayangkara ke 77 dibuka oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba yang bertempat di lapangan tembak Parama Satwika Polres Jembrana di belakang Polsek Melaya.
Selain Bupati dan Wakil Bupati Jembrana kegiatan tersebut juga di hadiri Forkopimda Kabupaten Jembrana serta seluruh peserta yang mengikuti perlombaan. Dalam kegiatan tersebut Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana juga mengenalkan cara menggunakan senjata api kepada OPD Pemkab Jembrana serta para media yang mengikuti acara tersebut.
Uji Fungsi Scuba Open dalam rangka Tingkatkan Kesiapan Operasi
Saat dikonfirmasi Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana mengatakan, kegiatan lomba menembak ini merupakan dalam rangka Hari Bayangkara ke 77. “Adapun Peserta yang mengikuti Lomba diantaranya, Kabag, kasat dan anggota dan polsek jajaran,” terangnya. Jumat (16/6/2023).
Dewa Gde melanjutkan, adapun perlombaan yang dipertandingkan berupa pistol revolver, pistol HS. “Itu semua senjata yang kita miliki di Polres Jembrana. Mengingat tanggal 21 Juni 2023 Polda Bali juga mengadakan lomba menembak, mungkin nanti kalau kita dilibatkan pemenang dari lomba menembak hari ini kita kirim ke Polda Bali,” jelasnya.
Aksi Pawai Merah Putih Cinta Tanah Air dengan Tema, “Satu Dayung Untuk Indonesia”.
Disinggung terkait kemampuan menembak anggotanya, Dewa Gde mengungkapkan, secara rutin pihaknya mengadakan uji menembak di masing-masing anggota yang memegang senjata api. “Kegiatan tersebut secara periodik 1 tahun 2 kali kita laksanakan,” ujarnya.
Terkait cara membawa senjata untuk anggota Polres, Dewa Gde mengungkapkan, jadi anggota selain memang sudah dilatih, secara fisikologi juga harus di test, untuk menguji bagaimana kejiwaan yang bersangkutan untuk memegang senjata. “Jadi itu syarat utama yang harus dipenuhi oleh anggota sehingga mereka bisa diberikan kewenangan untuk membawa senjata api,” pungkasnya. (Sur)






