Luar Biasa, Percasi Denpasar Gelar Wali Kota Cup XIV Cabor Catur Dalam Berbagai Kelompok Umur

Denpasar, persindonesia.com – Percasi Denpasar yang didukung Koni Kota Denpasar sukses menggelar kejuaraan catur Wali Kota Cup XIV 2024 yang diikuti 120 peserta dari berbagai kelompok umur : U10, U12, U14, U16, U20 dan Umum putra dan putri yang di selenggarakan di gedung Bappeda Bali, lantai 2 Ruang Jempiring, Jl. Cok Agung Tresna, Renon Denpasar. Sabtu 1/6/2024.

Dibuka dengan yel semangat sportifitas Percasi Denpasar “Catur Yes…Denpasar Jaya..Jaya..Jaya” I Nyoman Sutarjo selaku Ketua panitia pelaksana kejuaraan catur Wali Kota Cup XIV 2024 melaporkan “Kami selaku penyelenggara dari Percasi Denpasar berupaya meningkatkan sistem atau teknis pelayanan dalam penyelenggaraan, yang kali ini diikuti 120 peserta terbagi dalam kategori umum putra putri, kelompok umur 20 putra putri, kelompok umur 16 putra putri, kelompok umur 14 putra putri, kelompok umur 12 putra putri, dan kelompok umur 10 putra putri. Lama waktu penyelenggaraan 2 hari yaitu sabtu 1/6/2024 dan minggu 2/6/2024, sumber dana dari giat ini dari pemerintah kota Denpasar melalui KONI.

Semoga apa yang menjadi tujuan kegiatan ini yaitu Wali Kota Cup khususnya cabang catur sebagai wadah pembibitan dapat berjalan dengan baik serta menguji kemampuan bermain catur dan yang paling utama adalah meningkatkan mental berkompetisi” pungkas pak Tarjo.

Ketua Panitia Wali Kota Cup XIV 2024 : I Nyoman Sutarjo.

 

Adapun undangan yang hadir pada kesempatan tersebut : Kepala BAPPEDA Prov.Bali, Ketua KONI Kota Denpasar yang diwakili Sekum KONI Kota Denpasar, BAPOR Catur Prov.Bali, Camat sekota Denpasar, Ketua Club Catur sekota Denpasar dan Ketua Percasi Kota Denpasar.

Acara dibuka oleh ketua KONI Kota Denpasar yang pada kesempatan tersebut diwakili Sekum KONI Denpasar : I Made Darmiyasa yang dalam sambutannya mengungkapkan “Dari hasil Wali Kota Cup ini akan menjaring atlet-atlet yang nantinya sebagai pelapis daripada kekuatan prestasi olahraga catur di kota Denpasar yang nantinya mewakili kota Denpasar ditingkat regional, nasional maupun internasional. Dan harapan berikutnya adalah bisa memberikan prestasi terbaiknya dalam Porprov 2025 yang nantinya digelar di dua kabupaten kota.

Dalam ajang Porprov tersebut untuk cabor catur diharapkan bisa memberikan prestasi terbaiknya, karena catur merupakan olahraga populer dimasyarakat yang disukai atau digemari khususnya di kota Denpasar, sehingga dengan adanya berbagai kompetisi baik senior maupun junior akan muncul bibit-bibit yang nantinya berprestasi untuk Denpasar, jadi harapan kami bukan diajang Wali Kota Cup ini saja catur bisa berkompetisi namun juga diajang ajang yang lain catur bisa berkiprah atau menunjukkan prestasinya untuk Denpasar.

Untuk perkembangan catur dua tahun setelah peralihan kepengurusan, kami melihat semua progres atau semua laporan-laporan kegiatan yang dilaksanakan Percasi sudah sangat sesuai dengan program KONI kota Denpasar. Dengan terserapnya semua program-program KONI kota Denpasar, tentu kami selaku mitra pemerintah kota yang diberikan mandat untuk mengkoordinir olahraga prestasi di kota Denpasar ini, tidak mengecewakan masyarakat kota Denpasar” Tambah Pak Sekum.

Sekum KONI Denpasar : I Made Darmiyasa

 

Dengan memakai sistem Swiss 6 babak dengan waktu 20+5 yaitu 3 babak dihari sabtu dan dilanjutkan 3 babak dihari minggu, dipimpin oleh Chiep Arbiter : I Made Suparka I.A., Arbiter : I Wayan Ekanata Darma Pradnyana, FI.,FA., dan A.A Gede Eka Putra WNP.

Ditemui media Ketua Percasi Kota Denpasar : I Wayan Sukerena,  menjelaskan “Kejuaraan Catur Walikota Cup adalah salah satu agenda rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Percasi pengurus kota Denpasar yang dikhususkan bagi pecatur-pecatur Denpasar. Sistem Kelompok Umur mulai diterapkan tahun ini yang mana sebelumnya untuk junior diterapkan SD, SMP, SMA. Hal ini dimaksudkan untuk menyesuaikan sistem kelompok umur yang diberlakukan di Kejurnas yang diselenggarakan oleh Pengurus Besar (PB) Percasi. Kejurnas boleh diikuti oleh pecatur utusan Percasi Provinsi yang ada di seluruh Indonesia. Tentu kewenangan masing-masing provinsi untuk menentukan sistem seleksinya. Namun secara umum, ajang seleksi Kejurnas adalah Kejurprov. Untuk sistem seleksinya adalah kewenangan masing-masing pengurus kabupaten kota. Dengan sistem kelompok umur yang diterapkan pada Walikota Cup tahun ini, tentunya akan menjadi bahan pertimbangan pecatur yang akan menjadi utusan Percasi Denpasar di Kejurprov nanti” Kata Pak Ketua.

Ketua Percasi Kota Denpasar : I Wayan Sukerena.

 

Wali Kota Cup XIV 2024 ini akhirnya ditutup dihari kedua yaitu minggu 2/6/2024 oleh Wakil Ketua 1 KONI Denpasar : Bapak Ariel Suardana yang memberikan apresiasi kepada panitia dalam penyelenggaraannya dan memberikan semangat kepada peserta yang belum maksimal pada kompetisi ini agar tidak berkecil hati, bahkan harus lebih giat meningkatkan prestasinya dalam turnamen-turnamen berikutnya. “khususnya untuk junior peran serta dari orang tua serta pembinaan yang tepat dan baik akan menjadi motifasi”, singkat Pak Ariel.

Wakil Ketua 1 KONI Denpasar : Bapak Ariel Suardana.

 

Untuk peringkat terbaik dalam ajang Wali Kota Cup XIV 2024 ini diberikan hadiah berupa piala, piagam penghargaan serta uang pembinaan.

( Dudick )

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *