Karangasem persindonesia.com, 12 Februari 2025 – Gubernur Bali terpilih, Wayan Koster, menegaskan pentingnya sinergi antara bupati dan wali kota se-Bali dalam membangun daerah secara terpadu. Hal ini disampaikannya setelah mengikuti upacara Mejaya-Jaya di Pura Agung Besakih, Karangasem, sebagai bagian dari prosesi spiritual sebelum pelantikannya pada 20 Februari 2025 di Jakarta.
Menurut Koster, kepemimpinan lima tahun ke depan akan menjadi periode krusial dalam mewujudkan Haluan Pembangunan Bali hingga satu abad ke depan. Oleh karena itu, ia menekankan agar semua kepala daerah memiliki komitmen yang sama terhadap visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali.
“Kita harus bergerak bersama. Pemerintah provinsi dan kabupaten/kota harus sejalan dalam membangun Bali agar semua program dapat berjalan maksimal,” ujar Koster.
Dalam kesempatan tersebut, Koster juga menyoroti beberapa program prioritas yang akan menjadi fokus utama, seperti pengelolaan sampah, penanganan kemacetan, pengembangan transportasi publik, serta pengadaan air bersih untuk wilayah Karangasem dan Buleleng.
Selain itu, Koster menegaskan bahwa kebijakan yang diambil harus berpihak pada keseimbangan antara alam, manusia, dan budaya Bali. “Kita tidak hanya membangun secara fisik, tapi juga menjaga keseimbangan ekologi dan nilai-nilai budaya yang menjadi kekuatan utama Bali,” tambahnya.
Dengan dukungan penuh dari bupati dan wali kota terpilih, Koster optimistis pembangunan Bali dalam lima tahun ke depan dapat berjalan lebih cepat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Krg.






