Napak Tilas Kemerdekaan, Damar Cakti Raiders Kenang Perjuangan Pasukan Ciung Wanara di Margarana

DENPASAR, Persindonesia.com – Semangat memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tidak hanya diwujudkan melalui upacara dan perayaan, tetapi juga dengan mengenang kembali jejak perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi kemerdekaan.
Semangat tersebut tergambar dalam kegiatan Touring Kemerdekaan 17 Agustus 1945 yang digelar keluarga besar Damar Cakti Raiders Puri Peguyangan.

Secara khusus rombongan juga melakukan ziarah ke salah seorang pahlawan Ciung Wanara dari Peguyangan adalah I Made Rinteng. Kegiatan ini dikemas sebagai perjalanan napak tilas perjuangan para pahlawan kemerdekaan, khususnya pasukan Ciung Wanara yang dipimpin oleh I Gusti Ngurah Rai.

Koordinator Damar Cakti Raiders, Agung Ngurah Anom Cahyadi, mengungkapkan bahwa kegiatan touring tersebut menjadi momentum untuk kembali mengingat kisah perjuangan salah satu pejuang asal Peguyangan, I Made Rinteng, yang tergabung dalam Pasukan Ciung Wanara.

Dengan titik keberangkatan sekaligus base camp di Puri Peguyangan, Denpasar, rombongan berangkat dengan penuh semangat dan antusiasme. Touring tidak sekadar menjadi perjalanan bersama, tetapi juga sarana menanamkan nilai sejarah dan patriotisme kepada generasi penerus.

Salah seorang peserta touring, Agung Tupongjing, mengatakan kegiatan tersebut mengusung semangat kemerdekaan sekaligus napak tilas perjuangan para pahlawan, terutama para pejuang yang tergabung dalam Pasukan Ciung Wanara di bawah kepemimpinan I Gusti Ngurah Rai.
“Ini bukan sekadar touring. Kami ingin mengenang kembali perjuangan para pahlawan kemerdekaan dan meneruskan semangat kebersamaan serta persaudaraan,” ungkapnya pebuh semangat.

Antusiasme juga datang dari keluarga besar Puri Peguyangan yang mengikuti kegiatan tersebut. Mereka menyampaikan kebanggaan dapat menjadi bagian dari keluarga besar Damar Cakti Raiders yang senantiasa menjaga kebersamaan dan rasa persaudaraan.
Secara khusus, perjalanan Touring Kemerdekaan diarahkan menuju Taman Pujaan Bangsa Margarana, tempat yang memiliki nilai historis penting dalam perjalanan perjuangan kemerdekaan Bali. Di lokasi tersebut, rombongan mengenang jasa para pejuang yang gugur dalam mempertahankan kemerdekaan.
Usai melakukan napak tilas, rombongan melanjutkan perjalanan dengan menikmati suasana wisata Air Panas Penatahan, Tabanan. Momen tersebut dimanfaatkan untuk beristirahat, bersantai dan makan siang bersama, sekaligus mempererat tali persaudaraan antaranggota.

Di penghujung kegiatan, Ketua Rombongan Damar Cakti Raiders, Agung Wira Yasa (AWS), menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti perjalanan dengan penuh semangat.
“Matur suksme semeton sane sampun nyarengin pemargi Touring Kemerdekaan. Astungkara memargi antar rahayu, kirang langkung wenten ten menggah ring adnyana, sinampurayang suksme,” ucapnya.

Nama Damar Cakti Raiders sendiri diambil dari nama Klan Arya Damar, yang dalam sejarah Bali disebut sebagai salah satu cikal bakal Dinasti Puri Pemecutan.
Melalui Touring Kemerdekaan ini, Damar Cakti Raiders tidak hanya menghidupkan semangat persaudaraan sesama anggota, tetapi juga berupaya menjaga ingatan kolektif terhadap sejarah perjuangan bangsa.
Bagi mereka, kemerdekaan bukan sekadar peristiwa yang diperingati setiap tahun, melainkan warisan perjuangan yang harus terus dikenang, dihormati dan diteruskan melalui kebersamaan, persaudaraan serta kecintaan terhadap tanah air.

Krg.