Persindonesia.com Jembrana – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Jembrana mengambil langkah taktis dalam memperkuat transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran publik. Komitmen nyata ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Workshop Tata Kelola Keuangan bertajuk “Ngobrol Bareng LPK (Lembaga Pemeriksa Keuangan)” yang digelar secara kolaboratif di Jembrana, Minggu (17/5).
Acara strategis ini dibuka secara resmi oleh Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Jembrana, Drs. I Made Budiasa, M.Si. Dalam pelaksanaannya, workshop ini menyasar instansi serta organisasi satuan pendidikan yang melaksanakan program Kepramukaan dengan bersumber dari keuangan negara, baik berupa Dana Hibah Daerah maupun Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Peserta yang hadir meliputi jajaran pengurus LPK Cabang, LPK Kwartir Ranting (Kwarran) se-Kabupaten Jembrana, hingga para Bendahara BOS Gugus Depan (Gudep).
Ketua LPK Kwarcab Jembrana, Ni Nyoman Purnamiati, S.E., MM. selaku penggagas sekaligus narasumber menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai bentuk mitigasi risiko birokrasi sejak dini. Guna mematangkan substansi materi, LPK Kwarcab Jembrana menggandeng para pakar dan pemangku kepentingan lintas sektor sebagai narasumber.
Lulus Tanpa Skripsi Jalur Alternatif Bisa Jadi Pilihan, FISIP UBB Gelar Workshop
Selain menghadirkan Ketua LPK Kwartir Daerah (Kwarda) Bali, Dr. Ni Ketut Rasmini, S.E., M.Si., Ak., CA., ASEAN CPA., forum ini juga diperkuat oleh narasumber ahli dari Inspektorat Kabupaten Jembrana serta Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jembrana. Kehadiran para pembicara kompeten ini memberikan ulasan yang komprehensif mengenai kepatuhan hukum, pengelolaan usaha, serta keselarasan dengan Peraturan Bupati Jembrana Nomor 22 Tahun 2021.
”Kami ingin mengenalkan LPK bukan sebagai lembaga pemeriksa yang mencari-cari kesalahan, melainkan sebagai lembaga independen yang siap menjadi mitra pendamping strategis. Melalui standardisasi Juknis dan Manual SOP teknis yang seragam, kita membangun kolaborasi untuk melangkah dalam arah yang sama: mewujudkan tata kelola yang selamat, sehat, transparan, dan akuntabel,” ujar Ni Nyoman Purnamiati.
Kelancaran acara berskala besar ini juga tidak lepas dari kesigapan jajaran panitia internal beserta tim teknisnya. Seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan sangat dinamis, tertib, dan didukung oleh kesiapan fasilitas serta kualitas audio yang prima sepanjang workshop berlangsung.
Laklak Hangat di Homestay Desa Tajen Wajib Dikunjungi
Di akhir kegiatan, Ni Nyoman Purnamiati menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah dengan gigih memberikan dukungan penuh bagi suksesnya workshop ini. Diharapkan, ikhtiar bersama ini dapat memberikan sumbangsih dan manfaat nyata bagi Kabupaten Jembrana, khususnya dalam melahirkan standarisasi tata kelola keuangan kepramukaan yang kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan. HJ






