Persindonesia.com Jembrana – Berakhirnya Operasi Sikat Agung 2023 yang dilaksanakan selama 15 hari, yang dimulai dari tanggal 23 Februari sampai 10 Maret 2023, Polres Jembrana berhasil mengkungkap 15 kasus dan mengamankan 8 tersangka, 4 orang tersangka berhasil ditahan dan 4 tersangka lagi tidak ditahan lantaran merupakan anak di bawah umur.
Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana dalam jump apers mengatakan, Pelaksaaan Ops Sikat Agung 2023 telah berakhir selama 15 hari yang di mulai dari tanggal 23 Februari sampai 10 Maret 2023, dari 15 hari tersebut kita berhasil mengungkap kasus pencurian pemberatan, pencurian kekerasan, pencurian sepeda motor dan pencurian biasa. Minggu (12/3/2023).
Polres Bondowoso Berhasil Menangkap Pelaku Pencabulan Gadis Belia Sampai Hamil dan Sampai Melahirkan
“Target operasi 2 kasus curat dan 2 kasus target barang. Sudah 100 persen sudah memenuhi target tersebut. Akan tetapi diluar target operasi, kita juga berhasil mengungkap kasus lainnya sebanyak 13 kasus non target operasi, dari 15 kasus tersebut berhasil mengamankan 8 tersangka, yang ditahan hanya 4 tersangka dan lainnya tidak ditahan lantaran ada anak di bawah umur,” terangnya.
Dalam hal ini pihaknya berhasil mengamankan 2 kasus pencurian handphone yang sebelumnya sudah dirilis. “Kedua tersangka tersebut, 1 merupakan anak dibawah umur, dan satunya DPO yang sudah berhasil ditangkap di Surabaya. Sedangkan dalam kasus pencurian emas yang melibatkan 3 tersangka, dimana 2 tersangka sudah di vonis sebelumnya, 1 tersangka saat itu DPO. Dalam Ops Sikat Agung 2023, DPO tersebut berhasil diamankan di Kabupaten Bondowoso,” terangnya.
Fasilitas Kawasan Suci Pura Agung Besakih, Akan Diresmikan Presiden RI
Dalam Operasi Sikat Agung 2023 kasus yang paling besar, imbuh Dewa Gde, berhasil diungkap adalah curamor dengan barang bukti 28 unit sepeda motor. Sebelumnya terungkap ada 4 kabupaten, setelah dikembangkan lagi ternyata bertambah lagi 4 kabupaten lagi, dan akhirnya menjadi total 8 kabupaten di Bali. Kabupaten yang paling banyak terdapat di Kabupaten Klungkung sebanyak 8 kasus.
“Hari ini kita melakukan penyerahan barang bukti yang ada TKP nya di 8 kabupaten se Bali. Sedangkan beberapa sepeda motor yang belum diketahui lokasi TKP nya, masih dilakukan cross check ke Ditlantas untuk mengetahui identitas kendaraan tersebut. Sedangkan yang masih berproses baik itu lokasi yang ada di Jembrana dan Klungkung itu kita sampaikan kepada pemilik kendaraan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung,” jelasnya. Vlo






