Abiansemal persindonesia.com – Suasana hangat dan penuh semangat mewarnai kegiatan panen perdana ubi ungu yang dipadukan dengan acara temu rasa bersama para lansia di Desa Bongkasa Pertiwi, Kecamatan Abiansemal, pada Minggu (21/09/2025). Kegiatan ini berlangsung di Wantilan Pura Dalem Banjar Karang Dalem II, dan dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Ny. Rasniathi Adi Arnawa.
Panen ini merupakan bagian dari program riset berkelanjutan yang digagas oleh Tim Ubi Ungu Pertiwi dari Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, dengan tujuan mengembangkan potensi lokal sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui konsumsi pangan fungsional.
Kegiatan ini juga dirangkai dengan temu rasa lansia yang diinisiasi oleh PT. Varash Saddan Nusantara, bekerja sama dengan FK Unud serta sejumlah lembaga dan instansi pemerintah lintas sektor.
Dalam sambutannya, Ny. Rasniathi Adi Arnawa mengungkapkan dukungannya terhadap upaya integratif semacam ini yang memadukan pertanian lokal dan pendekatan kesehatan komunitas. Ia menyebut ubi ungu sebagai salah satu pangan lokal yang sangat potensial untuk mendukung pola hidup sehat. “Ubi ungu ini bukan hanya lezat, tetapi juga kaya manfaat. Mengandung antioksidan tinggi, membantu menurunkan kolesterol, menjaga kadar gula darah, dan baik untuk pencernaan. Sangat cocok dikonsumsi oleh lansia untuk menjaga kesehatan harian mereka,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar di berbagai desa di Badung sebagai upaya pemberdayaan masyarakat melalui pangan lokal dan pembinaan kesehatan.
Acara ini juga turut dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Pertanian dan Pangan Provinsi Bali, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, Camat Abiansemal dan unsur Tripika, serta TP PKK Kecamatan Abiansemal dan undangan lainnya.
Selain panen simbolis dan temu rasa, acara juga diisi dengan edukasi singkat mengenai manfaat ubi ungu dan pengenalan produk-produk olahan sehat berbasis bahan lokal.
Dengan sinergi seperti ini, Desa Bongkasa Pertiwi diharapkan menjadi percontohan dalam pengembangan pangan sehat yang berbasis kearifan lokal, sekaligus menjadi tempat yang ramah lansia dan peduli kesehatan.
@tim






