Persindonesia.com Jembrana – Pasca peledakan bom bunuh diri di Gereja Katadral Makassar tempo lalu, Tim Gabungan Yustisi Penegakan Disiplin dan Tim Kewaspadaan Dini Jembrana mengadakan sidak terhadap Penduduk Pendatang (Duktang) dan penduduk non permanen di wilayah Jembrana.
Hal tersebut sesuai dengan Perda Kabupaten Jembrana No 3 tahun 2015 dan Perbup No 13 tahun 2019 yang dilakukan. Tim Gabungan yang terdiri dari Satpol PP, TNI Polri dan Kesbangpol. Rabu (31/03).
Pelaku Judi Togel Warga Perum.Pondok Naga Sakti di Amankan Polsek Tapung Hilir
Kali ini tim gabungan menyasar rumah kos yang bertempat Banjar Tengah, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara, Jembrana sebanyak 5 tempat. Dari kelima tempat tersebut ditemukan 5 orang yang tidak mempunyai ijin tinggal sementara dan sebagian besar mereka berasal dari daerah Jawa.

Saat dikonfirmasi terkait hal tersebut Ketua Badan Kesbangpol Kab Jembrana Ketut Eko Susilo, mengatakan, kita tim kewaspadaan dini dan bekerjasama dengan Tim Yustisi Kabupaten Jembrana menindaklanjuti dengan adanya pasca pengeboman di Gereja Katadral Makasar kami melakukan kegiatan sidak duktang di wilayah Kabupaten Jembrana.
Penyelesaian Masalah Pertanahan Dilakukan Secara Tertib Administrasi Agar Masyarakat Tenang
“Minimal harapan kita dengan dilaksanakan kegiatan yustisi seperti ini akan berdampak pada kamtibmas yang ada di wilayah Jembrana, terkait duktang yang tidak melengkapi ijin tinggal sementara dihimbau agar segera mendaptarkan diri di kepala wilayah masing-masing,” ujarnya.
Lebih jelasnya Eko melanjutkan, Kita himbau kepada masyarakat secara keseluruhan jangan panik terkait kejadian bom di Makasar tersebut, mari kita sama-sama memperhatikan lingkungan disekitar kita. Jika ada hal yang mencurigakan sudikiranya masyarakat melapor ke petugas.
IKEBA UNKRIS BUKA FORUM DALAM RANGKA PELURUSAN SEJARAH UNIVERSITAS KRISNADWIPAYANA (UNKRIS

Sementara itu Kasatpol PP I Made Leo Agus Jaya mengatakan, dalam rangka antisipasi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Jembrana khususnya pasca peledakan bom yang ada di Gereja Katadral Makasar, tentu kami tidak hanya pokus dan terlena dengan pandemi covid, kita juga pokus terhadap sirkulasi masuknya penduduk pendatang yang ada di Kabupaten Jembrana.
“Terlebih lagi didalam menyambut perayaan hari raya Galungan, paskah dan juga dalam rangka pembukaan pariwisata international yang akan dibuka segera tentu kita antisipasi dari sekarang dan mulai hari ini kita akan rutinkan penertiban penduduk ditempat yang memungkinkan memang terjandi kantong-kantong temapat penduduk pendatang,” terang Leo
Gubernur Koster Resmikan Pasar Banyuasri Sebagai Kado HUT Kota Singaraja ke-417
Lebih jelasnya ia mengatakan, kita juga sudah mempersiapkan mulai besok malam kita akan ketatkan kembali di Pelabuhan Gilimanuk terhadap pemeriksaan penduduk yang akan ke Bali. Kami juga sudah berkordinasi dengan Satpol PP Provinsi jadi besok kita bersama-sama yang besinergi dengan instansi terkait untuk pengetatan kembali di Peleabuhan Gilimanuk,” tutup Leo. (Sub)






