Peletakan batu pertama pembangunan Kantor DPD Partai Demokrat Babel, Minggu (21/6/2026)
Pangkalpinang, persindonesia.com —
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung resmi memulai pembangunan kantor baru melalui peletakan batu pertama di Jalan Pulau Bangka, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang, Minggu (21/6/2026). Pembangunan kantor tersebut disebut sebagai simbol penguatan konsolidasi partai sekaligus upaya mendekatkan Demokrat dengan masyarakat.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB itu dihadiri sejumlah petinggi Partai Demokrat, di antaranya Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Afriansyah Noor, Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Herman Khaeron, Kepala BPOKK DPP Demokrat yang juga Wakil Menteri Agraria RI Ossy Dermawan, Wasekjen DPP Demokrat Jemmy Setiawan, Wakil Bendahara Umum DPP Demokrat Lasmi Indaryani, Sekretaris II BPOKK DPP Demokrat MT Simanjuntak, Ketua DPD Demokrat Babel periode 2026-2030 Bustomi Lukas, serta Ketua DPD Demokrat Babel periode 2021-2026 Rudi Kadarusman.
Ketua DPD Demokrat Babel periode 2026-2030, Bustomi Lukas, mengatakan pembangunan kantor tersebut bukan sekadar pembangunan fisik sebuah gedung, melainkan simbol kebersamaan, solidaritas, dan semangat pengabdian seluruh kader Partai Demokrat di Bangka Belitung.

Menurut Bustomi, pembangunan kantor ini juga menjadi bentuk rasa syukur, atas amanah yang diterimanya untuk memimpin Demokrat Babel. Ia berharap, kantor baru itu dapat menjadi penanda semangat baru kader, dalam memperkuat soliditas partai.
“Pembangunan kantor ini bukan sekadar seremoni, tetapi simbol kebersamaan, solidaritas, aspirasi, dan pengabdian. Saya berharap seluruh kader menjadikannya sebagai semangat baru, untuk terus membesarkan Partai Demokrat di Bangka Belitung,” harap Bustomi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan kantor DPD Demokrat Babel tersebut.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, menilai keberadaan kantor DPD memiliki arti penting sebagai pusat konsolidasi partai dan ruang interaksi dengan masyarakat. Ia mendorong agar kantor tersebut dirancang multifungsi, sehingga tidak hanya dipakai untuk kegiatan internal partai, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

“Gedung ini harus menjadi simbol kebersamaan. Selain untuk konsolidasi kader, kantor ini juga bisa dimanfaatkan untuk kegiatan masyarakat seperti seminar, kegiatan kemahasiswaan, hingga acara sosial. Dengan begitu Demokrat akan semakin dekat dengan rakyat,” ujarnya.
Herman juga mengusulkan agar kantor DPD Demokrat Babel dilengkapi fasilitas mess atau tempat singgah, bagi kader dari Pulau Belitung yang datang ke Pangkalpinang untuk urusan organisasi. Menurutnya, fasilitas tersebut akan memperkuat fungsi kantor sebagai pusat koordinasi dan pelayanan partai di Bangka Belitung.
Ia berharap pembangunan kantor dapat berjalan lancar dan segera rampung. Herman juga mengingatkan agar pengalaman kehilangan sekretariat partai di masa lalu tidak kembali terulang, sehingga kantor baru ini harus dijaga sebagai aset bersama.
“Dulu kita pernah memiliki sekretariat yang strategis di Babel, namun kemudian disegel. Ke depan hal seperti itu jangan sampai terulang. Kantor ini harus dibangun dengan baik dan dijaga sebagai rumah besar kader Demokrat,” tegasnya.
Pembangunan kantor DPD Demokrat Babel dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan kedekatan partai dengan masyarakat, serta menyiapkan partai menghadapi agenda politik mendatang. (Arl)






