Bupati Badung Serahkan Bantuan Sembako Di Kelurahan Lukluk
Badung persindonesia.com, 15 September 2025 – Sebagai bagian dari respons tanggap darurat pasca-banjir, Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menyerahkan bantuan paket sembako kepada 120 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak banjir di Kelurahan Lukluk, Kecamatan Mengwi. Penyaluran bantuan berlangsung di Kantor Kelurahan Lukluk dan disambut antusias oleh warga yang menjadi korban bencana.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati hadir bersama Wakil Ketua DPRD Badung, I Made Sunarta, serta anggota DPRD Ni Luh Putu Gede Rara Hita Sukma Dewi, menunjukkan sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam penanganan bencana. Turut mendampingi pula para pimpinan OPD, Camat Mengwi I Nyoman Suhartana, Lurah Lukluk I Gede Wisnu Bhayangkara, serta unsur Tripika dan bendesa adat setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Adi Arnawa menegaskan bahwa kehadiran pemerintah bukan semata-mata untuk membagikan bantuan logistik, tetapi juga sebagai bentuk dukungan moral kepada warga yang masih diliputi kecemasan dan trauma akibat bencana. “Yang paling penting adalah kehadiran kami sebagai pemerintah untuk menyampaikan bahwa masyarakat tidak sendiri. Kita lewati ini bersama. Bantuan sembako hanya bagian kecil dari upaya kami,” ujar Adi Arnawa di hadapan warga.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa banjir yang melanda wilayah Lukluk harus dijadikan bahan introspeksi bersama, baik bagi pemerintah maupun masyarakat. Ia menyoroti masalah sampah di sungai sebagai penyebab utama tersumbatnya aliran air, serta ketimpangan antara pembangunan pariwisata dan kesiapan infrastruktur. “Kita tidak bisa lagi membiarkan pembangunan berjalan tanpa kontrol. Izin-izin bangunan di daerah rawan akan kita evaluasi secara menyeluruh. Gorong-gorong yang sempit akan dinormalisasi, dan sungai harus kita bersihkan bersama,” tegasnya.
Bupati juga mengajak seluruh komponen, dari pemerintah desa hingga kecamatan, untuk memperkuat budaya disiplin lingkungan. Ia menekankan bahwa mitigasi bencana harus dimulai dari kesadaran kolektif, bukan hanya proyek fisik semata.
Sejalan dengan itu, Pemkab Badung telah mengambil sejumlah langkah, di antaranya memperbaiki saluran air, mempercepat normalisasi sungai, dan memperkuat sistem drainase di wilayah terdampak. Menurut Bupati, perencanaan pembangunan ke depan akan menempatkan aspek mitigasi sebagai prioritas utama, agar kejadian serupa tidak terus terulang. @red






