Jakarta, Media Persindonesia (persindonesia.com),22 Agustus 2025 – Dalam upaya memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam sektor agraria dan tata ruang, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Maluku Utara, Sabtu (23/08). Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda strategis nasional dalam mendorong percepatan program reforma agraria di wilayah timur Indonesia.
Kunjungan ini dipusatkan di Kota Ternate, dengan agenda utama menghadiri rapat koordinasi bersama Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, serta para kepala daerah tingkat kabupaten/kota. Turut direncanakan hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, sebagai mitra kerja legislatif yang selama ini aktif mendukung program-program ATR/BPN.
Kepala Biro Humas dan Protokol Kementerian ATR/BPN, Harison Mocodompis, menjelaskan bahwa kunjungan ini menjadi momentum penting untuk menyatukan visi antara pemerintah pusat dan daerah. “Kolaborasi adalah kunci. Di lapangan, tantangan pertanahan sangat spesifik di tiap daerah. Maka dari itu, penting bagi Menteri hadir langsung untuk memastikan semua pemangku kepentingan berjalan seiring,” jelas Harison.
Tak hanya berfokus pada urusan teknis pertanahan, Menteri Nusron juga dijadwalkan memberikan orasi kebangsaan dalam forum Rapat Koordinasi Regional KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) se-Papua, Maluku, dan Maluku Utara, yang juga digelar di Ternate pada hari yang sama.
Di sela agenda tersebut, Menteri juga direncanakan bertemu dengan perwakilan Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara serta organisasi masyarakat Islam, sebagai bagian dari pendekatan sosial-kultural dalam mendukung implementasi kebijakan agraria di wilayah yang memiliki kekhasan nilai adat dan religius yang kuat.
Selain itu, pengarahan teknis internal kepada jajaran Kantor Wilayah dan Kantor Pertanahan di Maluku Utara akan dilakukan secara langsung oleh Menteri Nusron, guna memperkuat koordinasi serta mempercepat realisasi program-program strategis seperti Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan Redistribusi Tanah.
Dalam kunjungan ini, Menteri akan didampingi oleh Staf Khusus Bidang Reforma Agraria, Rezka Oktoberia, serta Staf Khusus Komunikasi Strategis dan Kerja Sama Antarlembaga, Muda Saleh.
Kunjungan ke Maluku Utara menandai provinsi ke-17 yang disambangi Menteri Nusron sejak menjabat, sebagai bentuk komitmennya dalam menjangkau langsung daerah-daerah dan memastikan pemerataan pembangunan pertanahan di seluruh pelosok negeri.
Sumber & Foto : Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/
Badan Pertanahan Nasional
(Humas ATR/BPN Kabupaten Gianyar Bali)






