Polres Sergai Mediasi Permasalahan Pengelolaan Wisata Pantai Di Desa Kota Pari

Persindonesia.com-Polres Serdang Bedagai (Sergai) menggelar pertemuan dengan kelompok pengelolah Pantai My Darling dan Pantai 88 dalam rangka membahas dan mediasi permasalahan pengelolaan lokasi wisata pantai di Desa Kota Pari Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Jumat ( 23 / 09 / 2022 ) sekitar Pukul 10.30 wib s/d selesai, di Aula Patria Tama Polres Sergai.

Dalam kegiatan mediasi tersebut, turut dihadiri oleh, Kapolres Serdang Bedagai AKBP Dr. Ali Machfud SIK. MIK, diwakili Kabag Ops, Kompol T. Manurung, Kasat Intelkam Polres Sergai, AKP Siswoyo, Kadisporaparbud Kab.Sergai, Drs. Zulfikar, Kasat Reskrim, AKP Made Yoga Mahendra, Kapolsek Pantai Cermin, Iptu M. Tambunan, Camat Pantai Cermin, M. Hidayat Tambunan, Kbo Sat Intelkam,Iptu A. Ville, Kbo Sat Reskrim, Ipda Qorry O. Siregar, Kanit II Sat Intelkam, Aipda M. Fadli, Kanit Intelkam Polsek Pantai Cermin, Aiptu Hendra Purnama, Personil Sat Intelkam Polres Sergai, Ketua dan anggota kelompok pengelolah Pantai 88 serta Ketua dan anggota kelompok pengelolah Pantai My Darling.

Dalam sambutannya Kapolres Sergai AKBP Dr. Ali Machfud diwakili Kabag Ops Polres Kompol T. Manurung Sergai menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada para kelompok pengelolah pantai 88 dan pantai My Darling karena bisa hadir ke Polres Serdang Bedagai untuk membahas dan mediasi permasalahan pengelolahan pantai di Desa Kota Pari Kecamatan Pantai Cermin.

Kepada para kelompok juga agar dapat menerima hasil mediasi dan tidak ada yang melakukan tindakan yang mengganggu kamtibmas di lokasi tersebut.

Dan saya berharap permasalahan ini dapat segera di pecahkan dan selesai dengan baik, ” Pungkas Manurung.”

Sementara dari pihak Pemkab yang diwakili Kadisporaparbud Kabupaten Sergai Drs Zulfikar dalam sambutannya juga menyampaikan terima kasih kepada pihak Polres Sergai yang sudah memfasilitasi kegiatan mediasi hari ini. Dan juga kepada para kelompok pengelolah pantai yang dapat hadir dalam kegiatan ini. Saya juga berharap agar permasalahan ini dapat selesai agar pengelolahan pantai tersebut dapat berjalan dengan baik, ” Harap Zulfikar.”

Pada kesempatan tersebut salah seorang perwakilan kelompok pengelolah Pantai 88 yang bernama ILAN menyampaikan 3 permintaan yaitu : Tolong dibacakan kepengurusan kelompok My Darling tersebut.. Lakukan musyawarah dan rapat kelompok untuk membahas untuk mengembangkan pantai tersebut. Pengelolah Pantai bukan pribadi melainkan kelompok dan harus transparansi.

Pada kesempatan tersebut Kasat Intelkam juga meminta kepada masing masing kelompok agar dapat memusyawarahkan pengelolaan ini kedepan untuk lebih maju dan jalin komunikasi kedepan dengan baik untuk mengelolah pantai tersebut.

Hasil pertemuan mediasi para kelompok dan seluruh anggota kelompok My Darling berkomitmen,  Akan melakukan rapat maupun pertemuan internal Ketua dan anggota kelompok My Darling untuk membahas pengelolaan pantai My Darling agar lebih baik.

Transparan dalam hal pengelolaan Pantai My Darling kepada semua anggota My Darling. Bangun dan kelolah Pantai My Darling dengan baik kedepan.

Kegiatan mediasi berakhir pukul 12.10 WIB, situasi dalam keadaan aman dan kondusif.

Hutabarat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *