Persindonesia.com Jember – Sebanyak tujuh mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Program Studi Profesi dari Universitas Muhammadiyah Jember berinisiatif untuk menurunkan angka stunting di Desa Kemiri dan Desa Suci, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember. Sebelum memulai program ini, mahasiswa melakukan pendataan untuk mengetahui jumlah anak stunting di kedua desa tersebut.
Adapun nama-nama mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Yudha Restu, Fizal Afandi, Dikdo Ainun Maulana, Siti Roisa, Marshanda Anastasya, Eky Wulan Agustin, dan Putri Nada Siti Jamila. Mereka telah berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Puskesmas Panti, serta bidan desa setempat.
Eky Wulan Agustin, salah satu mahasiswa yang terlibat, optimistis bahwa program ini dapat membantu menurunkan angka stunting di Desa Kemiri. “Meski belum bisa sepenuhnya menyelesaikan permasalahan karena keterbatasan waktu, yang hanya tiga minggu, kami tetap berusaha memberikan kontribusi maksimal,” ujarnya.
Pj Gubernur Bali Kukuhkan I Made Rentin Jadi Pjs Bupati Bangli
Dalam pelaksanaan edukasi, Eky Wulan Agustin menyatakan bahwa tim mahasiswa akan membagikan makanan tambahan berupa puding jagung secara gratis dan mengajarkan cara pengolahannya. Selain itu, mahasiswa juga akan mendorong masyarakat untuk mengonsumsi ikan laut dan kacang-kacangan sebagai bagian dari pola makan sehat untuk mengurangi stunting.
“Kami berharap dapat mengimplementasikan ilmu yang mereka pelajari serta memahami etika, norma, dan adat istiadat masyarakat setempat sehingga di masa depan akan lebih mudah melakukan edukasi,” jelasanya.
Sementara itu, Dikdo Ainun Maulana menambahkan bahwa program penurunan angka stunting ini menjadi salah satu program unggulan dari tim mereka. “Kami melakukan pemetaan di setiap dusun atau rumah dengan bekerja sama dengan bidan desa, kader posyandu, serta perangkat desa seperti kepala dusun,” kata Dikdo.
Nyawa Bocah Melayang, Galian Tanah di Rajeg Tetap Beroperasi
Pemerintah Desa Kemiri dan bidan desa juga berharap agar program ini menjadi awal dari kontribusi lebih besar setelah para mahasiswa lulus dan menjadi sarjana, serta memberikan pengalaman berharga bagi mereka. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi penurunan angka stunting di Desa Kemiri dan Suci, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola makan sehat. Siswanto






