Rapat Koordinasi Pemerintah Provinsi Bali yang dipimpin Gubernur Bali Wayan Koster di Kertha Sabha
Denpasar Persindonesia.com – Pemerintah Kabupaten Badung terus mempercepat pembangunan infrastruktur strategis sebagai upaya mendukung sektor pariwisata dan meningkatkan konektivitas antarwilayah. Komitmen tersebut disampaikan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat memaparkan perkembangan pembangunan daerah dalam Rapat Koordinasi Pemerintah Provinsi Bali yang dipimpin Gubernur Bali Wayan Koster di Kertha Sabha, Denpasar, Senin (8/6/2026).
Dalam forum yang dihadiri seluruh kepala daerah kabupaten/kota se-Bali tersebut, Bupati Adi Arnawa menjelaskan bahwa berbagai indikator pembangunan di Kabupaten Badung menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi daerah terus mengalami peningkatan dan pada tahun 2025 tercatat mencapai 6,5 persen. Sementara angka kemiskinan berhasil ditekan hingga 1,9 persen, tingkat pengangguran berada di angka 1,57 persen, serta prevalensi stunting mencapai 2,5 persen.
Selain memaparkan capaian pembangunan, Adi Arnawa juga menjelaskan langkah pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di tengah tantangan global yang memengaruhi daya beli. Salah satu kebijakan yang ditempuh adalah pemberian stimulus ekonomi berupa bantuan sosial keagamaan kepada masyarakat. “Kami berupaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan dampak inflasi melalui berbagai program bantuan dan perlindungan sosial yang tepat sasaran,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur menjadi prioritas utama Pemkab Badung dalam mewujudkan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan. Untuk mendukung program tersebut, pemerintah daerah telah menyiapkan skema pembiayaan guna mempercepat pembangunan sejumlah ruas jalan strategis yang selama ini menjadi titik kepadatan lalu lintas.
Beberapa proyek yang sedang berjalan antara lain pembangunan Jalan Lingkar Barat yang menghubungkan kawasan Garuda Wisnu Kencana (GWK) hingga Uluwatu, pembangunan akses jalan menuju kawasan Melasti, serta peningkatan konektivitas dari Berawa menuju Teuku Umar Barat. Selain itu, pengembangan jaringan jalan di wilayah Gatot Subroto Barat menuju Canggu, Mengwitani, dan Werdi Bhuwana juga menjadi fokus pemerintah daerah.
Menurut Adi Arnawa, pembangunan infrastruktur tersebut tidak hanya bertujuan mengurai kemacetan, tetapi juga mendukung pemerataan pertumbuhan ekonomi dan memperkuat daya saing pariwisata Badung di masa mendatang.
Di samping pembangunan infrastruktur, Pemkab Badung juga terus mengintensifkan penanganan banjir dan pengelolaan sampah. Berbagai upaya telah dilakukan melalui normalisasi saluran air, penambahan pompa di sejumlah titik rawan genangan, serta penguatan Program Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) yang melibatkan masyarakat dan pelaku usaha.
Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan sesuai visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Ia berharap seluruh daerah terus memperkuat kolaborasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjaga daya saing Bali di berbagai sektor. “Keberhasilan pembangunan Bali merupakan hasil kerja bersama. Karena itu, koordinasi dan komitmen seluruh daerah perlu terus diperkuat agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat,” tegasnya. @Krg*






