Persindonesia.com Jembrana – Kasus kematian Komang Kusumajaya alias Bentar, warga Banjar Wali, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana pada Senin 10 Maret 2025 terus berkembang setelah saksi kunci dalam peristiwa tersebut, Putu Saputra Adinata alias Gading, ditemukan tewas dengan cara gantung diri di Banyuwangi, Jawa Timur.
Polresta Banyuwangi sebelumnya sempat mengejar Gading, yang diduga memiliki keterkaitan dengan kematian Bentar. Gading sempat pulang ke rumahnya dan menghilang dengan alasan ingin pergi ke Lombok. Namun, ia kembali ke Banyuwangi, tempat dirinya telah berdomisili, dan ditemukan tak bernyawa dalam kondisi gantung diri.
Gratis! Kantor Polisi di Tangerang Beri Pelayanan Titip Kendaraan Selama Mudik Lebaran 2025
Kapolres Jembrana AKBP Endang Tri Purwanto membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya telah berkoordinasi dengan Polresta Banyuwangi untuk memastikan kabar kematian Gading.
“Tadi sudah koordinasi dengan Kapolresta Banyuwangi, yang dicari (Gading) ditemukan dalam keadaan gantung diri. Langkah penyelidikan masih berjalan,” ujarnya, Kamis (14/3/2025).
Kasus Percobaan Perkosaan di Mediasi, Keluarga Korban dan Pelaku Lakukan Ini
Ia menambahkan bahwa meskipun Gading telah tinggal di Banyuwangi, identitasnya masih tercatat sebagai warga Jembrana. menurut informasi, berdasarkan keterangan para saksi, “Gading merupakan orang terakhir yang terlihat bersama korban sebelum Bentar ditemukan meninggal dunia di tepi sungai wilayah Wongsorejo, Banyuwangi,” pungkasnya. Ts






