Persindonesia.Com,Klungkung – Sebagai wujud nyata dan mendukung kreativitas generasi muda untuk melestarikan tradisi adat dan budaya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung menggelar lomba ogoh-ogoh tingkat Kecamatan, bertempat di Alun-Alun Ida Dewa Agung Jambe Klungkung.
Perlombaan ogoh-ogoh dibuka oleh Bupati Klungkung, I Made Satria bersama Ny. Eva Satria didampingi Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra bersama Ny. Kusuma Surya pada hari Jumat (13/3/2026).
Baca Juga : Jelang Nyepi, 298 Ogoh-ogoh Akan Diarak, Pemudik Diimbau Berangkat Lebih Awal
Adapun peserta lomba Ogoh-Ogoh antar Kecamatan se-Kabupaten Klungkung ini berasal dari Komunitas Ogoh-Ogoh Ulian Meled (ULED), Desa Nyalian sebagai Duta Kecamatan Banjarangkan, Komunitas Bala Rekha Simantaka, Desa Sampalan Klod sebagai Duta Kecamatan Dawan, Sekaa Tapak Gana, Desa Selat sebagai Duta Kecamatan Klungkung dan Sanggar Ratu Kinasih, Desa Lembongan sebagai Duta Kecamatan Nusa Penida.
Kepala Dinas (Kadis) Kebudayaan Kabupaten Klungkung, I Wayan Suteja menyampaikan kegiatan lomba ogoh-ogoh ini dilaksanakan dalam rangka memberikan ruang berkreativitas kepada generasi muda untuk mengembangkan bakat dan talenta di bidang seni serangkaian menyambut Tahun Baru Saka 1948.
“Untuk dana motivasi/pembinaan yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam lomba ogoh-ogoh ini sebesar Rp 45 juta untuk Kecamatan Nusa Penida dan Rp 35 juta untuk Kecamatan Klungkung, Dawan dan Banjarangkan”, terangnya.
Sementara itu, Bupati I Made Satria menegaskan kegiatan lomba ogoh-ogoh ini merupakan bagian dari upaya dalam mengimplementasikan visi pembangunan daerah yang sejalan dengan semangat Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Klungkung Mahottama (Maju, Harmonis, Tentram, dan Makmur).
Kompetisi dalam lomba ini tentu menjadi penyemangat bagi para peserta, namun yang jauh lebih penting adalah semangat kebersamaan dan pelestarian budaya harus terus kita jaga bersama. “Saya sangat apresiasi semangat anak-anak muda dalam melestarikan tradisi budaya kita di Bali ini”, ucapnya.
Baca Juga : Pemkab Klungkung Perkuat Pelestarian Tradisi Budaya Lewat Dana Bantuan Ngaben Massal
Tak hanya itu, Bupati Satria juga merasa berbangga bisa hadir ditengah ratusan masyarakat yang hadir menonton lomba ogoh-ogoh ini. Semoga kegiatan lomba ini berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh makna bagi kita semua.
“Saya mengucapkan selamat Hari Raya Nyepi dan Tahun Baru Caka 1948, serta selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan keselamatan dalam melaksanakan pembangunan di Kabupaten Klungkung,” ungkap Bupati Satria.
Melalui kegiatan ini Bupati Satria juga berharap agar semangat Nangun Sat Kerthi Loka Bali dapat terus hidup dalam setiap karya, setiap kreativitas, dan setiap langkah pembangunan di Kabupaten Klungkung. (*)






